Breaking News:

Kasus Djoko Tjandra

Brigjen Prasetijo Utomo Bacakan Pledoi: Saya Ikhlas Dihukum Demi Tercapai Keadilan di Indonesia

Brigjen Pol Prasetijo Utomo membacakan pledoi alias nota pembelaan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (11/12/2020).

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Brigjen Pol Prasetijo Utomo membacakan pledoi alias nota pembelaan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (11/12/2020). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa kasus surat jalan palsu, Brigjen Pol Prasetijo Utomo membacakan pledoi alias nota pembelaan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (11/12/2020).

Prasetijo menyatakan ikhlas dihukum jika itu adalah harga untuk tercapainya keadilan di Indonesia.

Dalam pledoinya, Prasetijo menyatakan ikhlas dan menerima bila majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan segala pertimbangannya memutuskan dirinya bersalah dalam perkara pembuatan surat jalan palsu untuk Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.

"Apabila majelis hakim yang terhormat setelah mempertimbangkan dengan adil dan seksama, menilai bahwa pelaksanaan kewajiban saya sebagai anggota kepolisian merupakan suatu perbuatan yang melanggar hukum yang selalu saya junjung tinggi selama 29 tahun saya mengabdi, maka saya dengan ikhlas bersedia akan menerima keputusan itu demi pelaksanaan penegakkan hukum," kata Prasetijo membacakan pledoinya.

Baca juga: Brigjen Prasetijo Mengaku Tak Tahu Djoko Tjandra Berstatus Buronan Saat Bertemu di Pontianak

"Dan biarkan hal itu menjadi harga demi tercapainya keadilan di Negara Republik Indonesia," sambungnya.

Namun, eks Kepala Biro Koordinator Pengawas PPNS Bareskrim Polri itu tidak menerima dakwaan bahwa dirinya menyembunyikan Djoko Tjandra.

Ia mengaku saat itu tidak tahu bahwa Djoko Tjandra masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kata dia, Djoko Tjandra baru terdaftar dalam DPO per tanggal 27 Juli 2020 atas permintaan Kejaksaan Agung RI.

Baca juga: Brigjen Prasetijo Mengaku Diminta Keluar Ruangan Saat Tommy Sumardi Bertemu Irjen Napoleon

Sehingga tuduhan tersebut dinilai tidak tepat.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved