Breaking News:

Hinsa Siburian: Serangan Siber Dapat Dikategorikan Kriminal Biasa, Luar Biasa dan Perang Siber

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian mengatakan, serangan terbagi dalam dua sifat, yaitu serangan sosial dan teknis. 

Dok. BSSN
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian mengatakan, serangan terbagi dalam dua sifat, yaitu serangan sosial dan teknis.  

Hinsa juga menyatakan BSSN memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai institusi pemangku kepentingan keamanan siber. 

Hinsa juga menyatakan BSSN terus berupaya mengembangkan sumber daya manusia yang profesional di bidang keamanan siber di Indonesia melalui penyusunan Peta Okupasi NasionalKeamanan Siber.

Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN, Anton Setiyawan yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menyatakan menyikapi perkembangan risiko keamanan siber, pembangunan budaya keamanan siber sangatlah penting.

“Kalau kita menggunakan teknologi tanpa budaya, kita akan hancur. Seringkali ketika berselancar di dunia maya kita seenaknya saja karena menganggap anonimitas hadir di ruang siber. Padahal, seharusnya tidak begitu,” tegas Anton.

Anton kemudian menegaskan ketika berbicara soal budaya, yang baik di dunia nyata sesuai dengan budaya Indonesia harus dibawa juga ke ruang siber. 

Menurut Anton jika dilihat dari penyusun ekosistemnya, entitas ruang siber dibangun dari koneksi, teknologi dan infrastruktur untuk mencapai kepentingan masing-masing entitas. 

Menciptakan tata kelola TI dengan baik, juga perlu dibarengi membudayakan perilaku di ruang siber. 

Ruang siber juga tak ada bedanya dengan ruang publik di dunia nyata. Jenis-jenis perilaku yang terjadi di dunia nyata, juga memiliki keserupaan di dunia maya. 

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved