Breaking News:

Polisi Sebut Teroris Sebar Lebih dari 20 Ribu Kotak Amal di 12 Wilayah untuk Danai Aksi

Densus 88 Antiteror Polri belum lama ini berhasil menangkap 23 tersangka teroris dan mengungkap sumber pendanaan aksinya.

Tangkap layar kanal YouTube KompasTV
Sebaran kotak amal yang dijadikan sumber dana aksi terorisme 

TRIBUNNEWS.COM - Densus 88 Antiteror Polri belum lama ini berhasil menangkap 23 tersangka teroris dan mengungkap sumber pendanaan aksinya.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono menjelaskan, satu cara para teroris dari jaringan Jemaah Islamiyah (JI) ini mendapatkan uang dengan memanfaatkan kotak amal.

Setidaknya ada lebih dari 20 ribu kotak amal yang disebar di 12 daerah untuk pendanaan aksi teror mereka.

"Mulai dari Jakarta, Lampung, Surabaya, Malang, Semarang, Jogja, Temanggung, Sumatera Utara, Pati, Solo, Magetan dan Ambon," urai Rusdi dalam program Sapa Indonesia Pagi, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Baznas Tidak Terima Setoran Dana Kotak Amal LAZ untuk Danai Teroris

Baca juga: Terungkap Cara Kelompok Jamaah Islamiyah Cari Pendanaan, Pendapatan Anggota hingga Kotak Amal

Rusdi melanjutkan, alasan tersangka teroris melakukan hal ini karena mereka sulit mendapatkan dana dari luar negeri.

Termasuk juga tidak bisa mengandalkan pemasukan dari iuran anggotanya sendiri.

"Tidak semua anggota JI bekerja ada yang pemangguran juga."

"Sehingga untuk tetap mempertahankan eksistensi, mereka melakukan pola baru untuk mendapatkan dana, salah satunya dengan kotak amal," kata Rusdi.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono (Tangkap layar kanal YouTube KompasTV)

Daftar Aksi Terorisme Upik Lawanga

Daftar Pencarian Orang (DPO) aksi tindak pidana terorisme, Taufik Bulaga alias Upik Lawanga berhasil ditangkap oleh Detasemen khusus atau Densus 88 Antiteror Polri.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved