Breaking News:

Penanganan Covid

BPOM Terbitkan EUA Sinovac, Masyarakat Diajak Dukung Vaksinasi

Melki mengatakan, EUA yang diberikan BPOM memberikan kepastian dan kejelasan kepada semua pihak bahwa vaksin Sinovac aman

Penulis: chaerul umam
Editor: Choirul Arifin
SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
VAKSIN DATANG - Sebanyak 77.760 vaksin Sinovac yang rencananya akan digunakan untuk vaksinasi Covid-19 tiba di Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur disimpan dan dijaga di ruangan dingin Dinkes Jatim yang suhunya 2-3 derajat, Senin (4/1/2020). Dinas Kesehatan Jatim memprioritaskan pemberian vaksin pada Sumber Daya Manusia bidang kesehatan yang bekerja di faskes kesehatan dan dinas kesehatan karena mereka beresiko tinggi tertular seelah melayani orang yang konfirm Covid-19. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi IX DPR RI mengapresiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan yang telah menerbitkan izin darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Covid-19 buatan perusahaan asal China, Sinovac.

"Mengapresiasi kerja keras BPOM yang telah mengawal dan memastikan uji klinis tahap tiga di Indonesia berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena melalui keterangannya, Selasa (12/1/2021).

"Hasil yang disampaikan BPOM bahwa hasil uji klinis vaksin sinovac di Indonesia memenuhi ketentuan WHO tentu disambut positif oleh semua kalangan yang selama ini menunggu hasil penelitian BPOM," imbuhnya.

Melki mengatakan, EUA yang diberikan BPOM memberikan kepastian dan kejelasan kepada semua pihak bahwa vaksin Sinovac aman, berkhasiat dan efektif diberikan kepada masyarakat.

Baca juga: Izin Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac Akhirnya Terbit, Tingkat Efikasi 65,3 Persen

"Tahapannya sudah disampaikan pemerintah melalui Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN)," ucap Melki.

Lebih lanjut, EUA yang diberikan BPOM itu memberi lampu hijau bahwa vaksinasi bisa dimulai Rabu 13 Januari, yang rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pertama disuntik.

Baca juga: Vaksinasi Tak Jamin 100 Persen Bebas Covid-19, Begini Penjelasan Pakar Imunisasi

Melki menegaskan, dukungan semua pihak sangat diperlukan untuk memastikan vaksinasi yang segera berjalan diterima dengan baik.

"Dukungan semua pihak sangat diperlukan untuk memastikan vaksinasi yang segera berjalan diterima debgan baik dan dapat dilaksanakan di lapangan dengan baik dan sukses oleh tenaga kesehatan yang bertugas," pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved