Minggu, 31 Agustus 2025

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

KNKT Butuh 2-5 Hari untuk Unduh Data FDR Black Box Sriwijaya Air SJ 182

KNKT telah menerima black box berupa Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Selasa (12/1/2021).

Penulis: Nuryanti
Editor: Daryono
Tangkap layar YouTube Kompas TV
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, telah menerima black box berupa Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Selasa (12/1/2021). 

"Saya mengucapkan terima kasih atas kerja kerasnya dari penyelam TNI AL, kepolisian, Basarnas, sehingga flight data recorder sudah ditemukan," ujarnya.

"Operasi belum selesai, karena akan kita lakukan evakuasi korban. Body pesawat kita upayakan diangkat," pungkasnya.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 telah ditemukan.
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 telah ditemukan. (Tangkap layar YouTube Kompas TV)

Jokowi Perintahkan Percepat Proses Pencarian Korban

Sebelumnya, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyampaikan instruksi Presiden Jokowi terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Ia mengatakan, Jokowi sudah lima kali lebih menghubungi Budi Karya Sumadi soal proses penyelesaian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air tersebut.

"Bapak Presiden begitu concern (perhatian) dengan proses penyelesaian dari musibah ini," ujarnya, dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/1/2021).

"Tercatat lebih dari lima kali Presiden menelepon saya. Saya sehari dua kali memberikan laporan kepada bapak Presiden," lanjutnya.

Baca juga: Tinggalkan Anak Istri untuk Misi Kemanusiaan, Cerita Penyelam Relawan Pencari Sriwijaya Air SJ 182

Budi Karya Sumadi juga telah melaporkan perkembangan proses pencarian bersama sejumlah pihak.

"Tadi kami melaporkan progress (kemajuan) dari apa yang kami lakukan dengan stakeholder," katanya.

Jokowi meminta Menhub untuk mempercepat proses pencarian korban.

Selain proses pencarian, ia juga meminta adanya pendampingan pada keluarga korban.

"Bapak Presiden meminta saya untuk mengkoordinasikan layanan pada keluarga korban dengan sebaik-baiknya."

"Juga memberikan pendampingan diperolehnya hak-hak daripada keluarga korban," ujarnya.

"Sehingga segala sesuatu yang merupakan bagian dari hak diselesaikan dengan cepat," kata Menhub.

"Kami sudah memanggil Sriwijaya Air dan Jasa Raharja, kami bersama-sama menuju ke RS Kramat Jati," tambahnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (BKIP Kemenhub)
Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan