Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Hari Kelima Pencarian Korban Sriwijaya Air, Tim SAR Gabungan Tambah Ambulans di Posko JICT II

Rasman selaku SAR Mission Coordinator pesawat Sriwijaya Air 182 mengatakan hari ini pihaknya menambah jumlah ambulans di Posko JICT II. 

Puspen TNI/Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsdya TNI Bagus Puruhito dan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, meninjau langsung lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dengan menggunakan KRI John Lie-358 yang bertolak dari Dermaga JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/01/2021). (TRIBUNNEWS/PUSPEN TNI) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Operasional Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman selaku SAR Mission Coordinator pesawat Sriwijaya Air 182 mengatakan hari ini pihaknya menambah jumlah ambulans yang disiagakan di Posko JICT II

Penambahan tersebut, kata Rasman, karena kemarin jumlah kantong jenazah yang diangkat dari permukaan relatif banyak jika dibandingkan sebelumnya. 

"Kemudian ambulans kita bertambah karena kemarin memang mendapatkan hasil banyak berkaitan dengan korban. Hari ini stand by siap dioperasionalkan sebanyak 30 kendaraan," kata Rasman di Posko JICT II Tanjung Priok Jakarta Utara pada Rabu (13/1/2021).

Kata Rasman, lebih dari tiga ribu personel gabungan dan puluhan kapal dari berbagai instansi pemerintah diterjunkan pada hari kelima operasi SAR gabungan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di antara perairan Pulau Laki dan Pulau Lancang Kepulauan Seribu Sabtu (9/1/2021) lalu. 

Baca juga: Saat Ditemukan Black Box Sriwijaya Air Tertimbun Puing Pesawat, CVR Masih Dicari

Ribuan personel tersebut, kata Rasman, diterjunkan di antaranya di lokasi tempat jatuhnya pesawat, posko, JICT II Tanjung Priok Jakarta Utara, dan tempat lainnya. 

Baca juga: Cerita 7 Penumpang Pindahan NAM Air yang Ikut Jadi Korban Sriwijaya Air SJ-182

"Untuk kegiatan hari ini saya sampaikan bahwa unsur yang terlibat atau personel terlibat hampir sama dengan kemarin. Jadi personel masih kurang lebih 3300. Personel yang terlibat baik di lapangan ataupun di tempat ini maupun tempat lain yang laksanakan kegiatan," kata Rasman. 

Baca juga: Kisah Korban Sriwijaya Air: Pramugari Mia Minta Rumah Dibersihkan, Isti Sempat Video Call Ibunya

Selain itu, kata Rasman, unsur kapal yang dilibatkan ada sebanyak 54.

Siagakan Pesawat

Untuk kendaraan laut yang kecil seperti rib, searider, perahu karet, jetski yang dilibatkan, kata Rasman, kurang lebih sekitar 20. 

"Rencana kegiatan hari ini pada prinsipnya sama dengan rencana operasi yang kita lakukan kemarin. Di mana unit udara tetap akan melaksanakan pencarian lewat udara tentu arealnya semakin luas karena kemungkinan ada serpihan atau ada korban yang terbawa arus," kata Rasman.

Terkait dengan unsur laut, kata Rasman, sektor pencarian akan dibagi menjadi enam seperti operasi sebelumnya. 

Pada enam sektor tersebut, kata Rasman, tim telah mendapatkan hasil yang signifikan kemarin. 

"Mudah-mudahan dari enam sektor itu, apalagi kemarin kita dapatkan hasil yang signifikan dan hari ini juga kita masih berharap, kalau kemarin yang ditemukan adalah FDR sekarang mungkin harapan kita adalah CVR juga kita bisa dapatkan," kata Rasman. 

Penulis: Gita Irawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved