Breaking News:

Kasus Suap di MA

Menantu Nurhadi Positif Covid-19, Sidang Kasus Suap dan Gratifikasi di MA Kembali Ditunda

Jaksa KPK Takdir Suhan mengungkapkan alasan ditundanya persidangan lantaran Rezky terkonfirmasi positif virus Covid-19.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp46 miliar Riesky Herbiyono berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6/2020). Riesky yang merupakan menantu dari mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi tersebut diperiksa perdana terkait kasus suap gratifikasi senilai Rp46 miliar atas pengurusan sejumlah perkara di MA. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta kembali menunda sidang lanjutan kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) untuk terdakwa mantan Sekretaris MA Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono.

Harusnya sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi itu digelar pada Rabu (13/1/2021).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Takdir Suhan mengungkapkan alasan ditundanya persidangan lantaran Rezky terkonfirmasi positif virus Covid-19.

Rezky terdeteksi setelah dilakukan swab test PCR.

Baca juga: KPK Minta Istri Nurhadi Jangan Mangkir Lagi Jalani Pemeriksaan

"Persidangan sementara ditunda seminggu, terdakwa (Rezky) terkofirmasi positif," ujar Takdir saat dikonfirmasi, Rabu (13/1/2021).

Saat ini, lanjut Takdir, Rezky menjalani isolasi mandiri di Wisma Atlet Kemayoran.

Takdir mengatakan pihaknya akan terus memantau kondisi pemulihan Rezky.

"Kami akan terus memantau kondisi pemulihannya selama diisolasi di Wisma Atlet," kata Takdir.

Baca juga: Kubu Nurhadi Sebut Saksi Kunci KPK Ungkap Banyak Kebohongan

Sebagaimana diketahui lima tahanan KPK kembali didapati terpapar Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved