Breaking News:

Dorong Pengesahan RUU PDP, Politikus Nasdem: Data Pribadi Sama Seperti Aurat

Wakil Ketua Fraksi NasDem Willy Aditya mendorong agar rancangan undang-undang perlindungan data pribadi (PDP) segera disahkan.

Editor: Adi Suhendi
Arief/Man (dpr.go.id)
Willy Aditya. 

Willy menyatakan penyalahgunaan data pribadi dapat terjadi pada dua ranah, yakni ranah negara dan ranah korporasi.

Catatan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) penyalahgunaan data pribadi dapat dilakukan oknum perusahaan maupun penyalahgunaan yang dilakukan pada saat dilaksanakannya pemilihan umum (Pemilu).

“Tentu itu (jadi) pelanggaran berat,” katanya

Karena itu, ia menilai perlu ada wasit yang independen untuk mengatur kepentingan yang menjadi hal perlindungan data pribadi warga negara.

Atas dasar urgensi tersebut, pihaknya mendukung terciptanya lembaga baru yang melindungi data pribadi warga negara.

“Objektivitas dan kepastian hukum itu harus menjadi yang utama,” katanya.

Namun saat ini hal yang paling mendesak menurutnya adalah bagaimana Komisi I DPR RI menyelesaikan RUU PDP di masa sidang yang amat pendek, yakni hanya sampai 11 Februari 2021.

Kalau nanti ada perpanjangan waktu pun menurutnya akan menyalahi aturan tata tertib yang berlaku, sehingga diharapkan penyelesaiannya dapat dilakukan tepat waktu.

“Saya tidak tau bagaimana nasib PDP ini, yang lebih krusial bukan hanya nasib lembaganya, tapi juga nasib PDP ini. Saya berharap baleg menerima PDP ini untuk segera diharmonisasi,”kata Willy

“Ini masalah kemaslahatan kita bersama,” tambah dia.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved