Gempa di Sulawesi Barat

BNPB Kerahkan Helikopter Distribusi Bantuan ke Desa-desa Terisolir Pascagempa di Sulbar

Helikopter BNPB mendistribusikan sejumlah bantuan ke desa-desa yang sulit dijangkau transportasi darat. 

Editor: Willem Jonata
dok BNPB
BNPB kerahkan helikopter selama operasi penanganan darurat gempa di Sulawesi Barat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - BNPB mengerahkan empat helikopter untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan ke desa-desa yang terisolir pascagempa di wilayah Sulawesi Barat (Sulbar). 

Helikopter BNPB mendistribusikan sejumlah bantuan ke desa-desa yang sulit dijangkau transportasi darat. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan 4 jenis helikopter Eurocopter tipe EC130B4 dan EC155, Mi-8 dan Chinook selama operasi penanganan darurat gempa M6,2. 

Pada hari ini, Rabu (27/1/2021) tiga helikopter mendistribusikan bantuan logistik ke beberapa desa di sejumlah kecamatan, sedangkan helikopter Chinook tampak menurunkan logistik bantuan ke gudang TNI AU di Bandar Udara Tampa Padang. 

Tiga helikopter mendistribusikan bantuan di wilayah Desa Kampung Baru, Kopeang dan Bela (Kecamatan Tapalang), Desa Popenga Atas (Ulumanda), Desa Lemo-lemo (Pangale), Desa Salogota (Budong-budong) dan Desa Pangasahan (Tapalang Barat). 

Baca juga: BNPB Tidak Bangun Hunian Sementara untuk Pengungsi Gempa Sulbar

Baca juga: BNPB: Total Kerugian Pascagempa Sulawesi Barat Capai Rp829,1 Miliar 

Sedangkan jenis bantuan yang diberikan beragam, seperti beras, mie instan, air mineral, masker dan perlengkapan bayi.

Bantuan tersebut berasal dari Lembaga dan para donatur yang terkonsentrasikan di gudang yang dikoordinasikan oleh TNI AU. 

Sejumlah warga mencari sarang burung walet di antara puing reruntuhan bangunan di Jalan Andi Dai, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (26/1/2021). Gedung sarang burung walet 6 lantai ini ambruk akibat gempa bermagnitudo 6,2 yang melanda Kota Mamuju. Tribun Timur/Sanovra JR
Sejumlah warga mencari sarang burung walet di antara puing reruntuhan bangunan di Jalan Andi Dai, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (26/1/2021). Gedung sarang burung walet 6 lantai ini ambruk akibat gempa bermagnitudo 6,2 yang melanda Kota Mamuju. Tribun Timur/Sanovra JR (Tribun Timur/Sanovra JR)

Sejak awal pascagempa BNPB mendukung pos komando penanganan darurat, salah satunya pengerahan helikopter. 

Pengaturan pesawat dan helikopter didukung TNI AU yang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, BMKG dan operator helikopter BNPB.  

Baca juga: BNPB: 185 Bencana Terjadi di Tanah Air Hingga Minggu Keempat Januari 2021

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi pengerahan helikopter sangat efektif dalam menjangkau warga desa yang sulit dijangkau.

“Dengan pengerahan helikopter, warga desa-desa di wilayah terisolir sudah dapat mengakses bantuan. Operasi udara ini merupakan sinergitas semua pihak, khususnya TNI,” ujar Dody melalui pesan digital, pada Rabu (27/1/2021).

Dody menambahkan untuk mendukung operasi udara, BNPB sempat mengerahkan helikopter Super Puma yang menggantikan dua helikopter yang melakukan perawatan rutin pada Minggu lalu (24/1/2021). 

Pada saat itu, pengerahan helikopter sangat penting karena banyak warga membutuhkan bantuan. 

Halaman
12
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved