NGO, Mahasiswa, dan Buruh Kritisi PP Komponen Cadangan
Justru, menurut mereka, Pemerintah dan DPR lebih baik fokus untuk memperkuat TNI sebagai komponen utama pertahanan.
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Johnson Simanjuntak
"Ditengah kondisi krisis ekonomi akibat wabah pendemi corona yang terjadi saat ini sebaiknya pemerintah mengalokasikan anggaran negara untuk pemulihan ekonomi dan untuk memperkuat komponen utamanya yakni TNI ketimbang membentuk komponen cadangan," kata Andi.
Tercatat terdapat empat organisasi buruh yang tergabung dalam koalisi yakni Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Konfederasi Serikat Nasional (KSN), Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia (KPBI), dan Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia (FPPI).
Selain itu tercatat pula 19 organisasi mahasiswa yang juga tergabung dalam koalisi yakni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, BEM Universitas Pembangungan Nasional (UPN) Veteran, PB HMI (MPO), Lembaga Advokasi Mahasiswa dan Pengkajian Kemasyarakatan Fakultas Hukum Universitas Andalas (LAMPK FHUA), UKM Pengenalan Hukum dan Politik Universitas Andalas, BEM FH Universitas Brawijaya,Aliansi Mahasiswa UIN Jakarta, HMI Cabang Malang, BEM Universitas Brawijaya, BEM FH Universitas Brawijaya, BEM FP Universitas Brawijaya, BEM FIB Universitas Brawijaya, BEM) FIA Universitas Brawijaya,Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FH Universitas Brawijaya, BEM FH UMM, LKBHMI Cabang Ambon, BEMFISIP UNPATTI, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FISIP UNPATTI, dan HMI Cabang Ambon.
Tercatat pula 15 NGO yang tergabung dalam koalisi tersebut yakni LBH Jakarta, Elsam, PBHI, KontraS, Imparsial, Setara Institute, HRWG, Forum 4 De Facto, LBH Pers, LBH Masyarakat, YLBHI, ICJR, Public Virtue Institute, Amnesty International Indonesia, dan Centra Initiative.