Demo di Jakarta
Kericuhan di Mako Brimob Kwitang: Massa Lempar Petasan, Polisi Balas Gas Air Mata
Massa lempar petasan ke arah Brimob, polisi balas dengan gas air mata. Kericuhan di Kwitang makin memanas, belum ada tanda bubar.
Penulis:
Mario Christian Sumampow
Editor:
Acos Abdul Qodir
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Bentrokan kembali pecah di depan Markas Komando (Mako) Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, Sabtu malam (30/8/2025), saat massa demonstran dan aparat saling serang dalam suasana yang semakin memanas.
Hingga pukul 19.30 WIB, belum ada tanda-tanda massa akan membubarkan diri.
Pantauan di lokasi menunjukkan massa berteriak sambil menyalakan petasan, yang diarahkan langsung ke barisan Brimob yang berjaga.
Aparat kepolisian merespons dengan tembakan gas air mata ke arah kerumunan. Aksi saling serang berlangsung intens di tengah minimnya penerangan di kawasan tersebut.
Baca juga: Anggota TNI Imbau Warga Mundur Dari Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok
Kericuhan ini merupakan bagian dari gelombang demonstrasi nasional yang digelar serentak oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol), mahasiswa, dan warga sipil di berbagai kota besar.
Mereka menuntut keadilan atas kematian Affan Kurniawan (21), seorang driver ojol yang tewas dalam insiden penabrakan oleh kendaraan taktis (rantis) Brimob saat mengikuti aksi “Bubarkan DPR” dan demonstrasi buruh di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).
Tragedi Affan yang terekam dalam video amatir dan viral di media sosial memicu kemarahan publik dan aksi solidaritas yang terus meluas.
Mako Brimob Kwitang menjadi salah satu titik aksi utama karena lokasi tersebut merupakan markas satuan yang terlibat dalam insiden fatal tersebut.
Demo di Jakarta
Peneliti BRIN Sindir DPR yang Pilih Jalan-jalan Saat Rakyat Protes |
---|
PGI Sindir Legislator DPR: Jangan Bungkam Suara Rakyat, Politisi Harus Berani Berubah |
---|
Hotman Paris Tawarkan Bantuan Hukum Gratis ke Keluarga Affan Kurniawan |
---|
Daftar Barang Berharga Ahmad Sahroni yang Dijarah: Tas Branded hingga Jam Richard Mille Rp11,7 M |
---|
Staf Khusus Wakil Presiden Bantah Gibran Main Padel saat Demo Besar di Jakarta |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.