Breaking News:

Di Mojokerto Menteri LHK Berikan Solusi Persoalan Sampah bagi Masyarakat Desa Bangun

pemerintah segera  membantu fasilitasi dan mendorong langkah-langkah agar masyarakat tetap produktif.

Ist
Menteri Siti saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Bangun, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur 

TRIBUNNEWS.COM, Mojokerto - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Pemerintah Daerah Provinsi Jatim dan Kabupaten Mojokerto serta  akademisi Unair dan ITS bersama-sama menyiapkan  untuk solusi  bagi masyarakat Desa Bangun di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, tetap mendapat penghasilan, dengan tidak mengolah sampah impor lagi.

Setelah sempat menjadi sorotan pada lebih dari setahun lalu, secara fisik lokasi permukiman warga Desa Bangun, sudah jauh lebih bersih karena masyarakat  sudah tidak lagi melakukan pilah sampah sisa impor dari pabrik kertas.

Menteri LHK Siti Nurbaya di Pendopo Desa Binangun bersama Plt Bupati dan Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah B3 (PSLB3), Rosa Vivien Ratnawati, menyampaikan bahwa masyarakat Desa Bangun tetap memerlukan akses untuk kesejahteraannya.

Oleh karena itu, pemerintah segera  membantu fasilitasi dan mendorong langkah-langkah agar masyarakat tetap produktif.

"Hari ini saya sudah melihat kondisinya di lapangan. KLHK segera konsolidasikan langkah-langkah yang bisa dilakukan, khususnya di bidang LHK. Akan terus kita intensifkan, agar masyarakat dapat bangkit perekonomiannya," kata Menteri Siti, saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Bangun, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (26/2).

Menteri Siti  menegaskan, beberapa langkah yang secara nyata bisa dilakukan segera adalah menyiapkan Fasilitas Pusat Daur Ulang yang akan menyerap tenaga kerja.  Juga menyiapkan masyarakat membangun Bank Sampah  bagi sekitar 800-1000 KK.

“Saya minta Dirjen kaji bersama akademisi mungkin perlu dibangun sebanyak  3  sd 4 unit bank sampah.  Juga budidaya magot. Dan segera saja minggu depan Bu Dirjen bicara dengan pak Kades untuk bisa menyertakan pelatihan virtual yang akan dilaksanakan minggu depan. Kita harus bekerja cepat  untuk masyarakat, sesuai arahan Bapak Presiden, “ tutur Menteri Siti.

Bersama Plt Bupati dan Kepala Desa, Menteri Siti juga melakukan observasi wilayah  untuk pengembangan usaha produktif masyarakat yang lainnya seperti ekowisata fishing farm,  budidaya ikan lele, dan lain-lain. “ Lokasi desa ini sangat startegis  dan bisa menjadi Desa Pusat Pertumbuhan, karena dia berada betul-betul diwilayah kota atau urbanized rural”imbuhnya.

 “Saya minta Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) pada konteks  kemitraan lingkungan juga bisa mengambil peran dukungan fasiltasi.  Saya juga minta Dirjen PSLB3  untuk coba   dilihat  peluang CSR, “ katanya. Karena kata Menteri Siti, desa ini  lokasi nya di tepi kota maka Tentu  nanti juga dibarengi penghijauan tanaman pohon yang bermanfaat.

Mendukung dan Siapkan Lahan

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved