Jumat, 29 Agustus 2025

Gejolak di Partai Demokrat

Isu KLB Digelar Maret 2021, Demokrat: Pasti yang Hadir Bukan Pemilik Suara Sah Alias KLB Bodong

Para pendiri Demokrat mengklaim akan menggelar KLB pada Maret 2021, Herzaky menyebut KLB tersebut bodong dan ilegal.

Penulis: Inza Maliana
Editor: Gigih
Partai Demokrat
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Para pendiri Demokrat mengklaim akan menggelar KLB pada Maret 2021, Herzaky menyebut KLB tersebut bodong dan ilegal. 

Terakhir, ia pun menegaskan jika Partai Demokrat tetap solid dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Para pemilik suara dan kader di pusat maupun di daerah, di akar rumput, banyak yang bersuka cita para pelaku GPK PD yang bekerja sama dengan oknum kekuasaan dipecat."

"Partai Demokrat alhamdulillah solid di bawah Ketua Umum AHY. Bahkan, di Jatim ada yang cukur gundul menyampaikan rasa syukurnya," pungkas Herzaky.

Pendiri Demokrat Klaim Gelar KLB Maret 2021

Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, Komitmen pendiri Partai Demokrat mengadakan Kongres Luar Biasa (KLB) sudah tidak bisa dibendung.

Mereka berencana menggelar KLB dalam waktu dekat.

Hal itu diungkapkan satu di antara pendiri Demokrat, Ilal Ferhad, saat ditemui wartawan di Restoran Penang Bistro Oakwood, Mega Kuningan, Jakarta, Sabtu (27/2/2021).

Baca juga: SBY Dituding Kudeta Anas, Demokrat: Untuk Mantan Kader yang Dipecat, Jangan Umbar Pepesan Kosong

Bahkan, Ilal juga menyebut KLB akan digelar sekitar Maret 2021.

"Awal Maret (2021)," ungkap Ilal.

Ilal mengklaim, KLB digelar awal Maret lantaran telah mendapatkan dukungan dari mayoritas Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

"Seandainya DPD dibelenggu AHY (ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono), DPC masih punya hak konstitusional," ujarnya.

Konferensi pers KMD meminta AHY mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat, di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (25/2/2021).
Konferensi pers KMD meminta AHY mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat, di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). (Tribunnews.com, Chaerul Umam)

Dia menyebutkan, landasan menjadikan dukungan DPC sebagai modal KLB mengacu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) pertama Demokrat.

Ketentuan tersebut ada di pasal 81 Anggaran Dasar dan 83 Anggaran Rumah Tangga.

"Jadi kami (gunakan) pintu-pintu untuk masuk KLB itu berdasarkan AD/ART versi pertama," ucapnya.

Di tempat yang sama, pendiri Demokrat lainnya, Hencky Luntungan mengungkapkan, jadwal penyelenggaraan akan diumumkan menjelang digelarnya KLB.

Baca juga: Jhoni Allen Tuding SBY Tak Berdarah-darah Bangun Partai, Demokrat Geram: Itu Manipulasi Sejarah

"Nanti tiga hari sebelum KLB diumumkan," kata Hencky.

Alasan pendiri enggan menyampaikan jadwal pelaksanaan karena khawatir ada upaya-upaya yang dilakukan oleh DPP Demokrat.

Sehingga pelaksanaan KLB gagal dilakukan.

"Ibaratnya, kami sudah tanam pisang dan buahnya sudah matang, kami gak kasih tahu nanti diambil orang," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Maliana/Chaerul Umam)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan