Selasa, 2 Juni 2026

Virus Corona

IPW Nilai Kapolri dan Menpora Harus Tanggung Jawab Jika Muncul Klaster Corona di Piala Menpora

IPW soroti kemungkinan munculnya klaster Covid-19 dari Piala Menpora yang tetap digelar meski Indonesia masih berada dalam situasi pandemi Covid-19.

Tayang:
Penulis: Reza Deni
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti soal Piala Menpora yang kemungkinan besar akan tetap digelar meski Indonesia masih berada dalam situasi pandemi Covid-19.

"Jika ternyata event itu menjadi klaster baru Covid-19 dan terjadi korban sakit atau meninggal dunia, Menpora dan Kapolri yang memberi izin harus bertanggung jawab dan mundur dari jabatannya," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam siaran pers yang diterima, Rabu (3/3/2021).

Neta merinci setiap tim sepakbola di Piala Menpora minimal membawa 30 orang untuk menetap di kota penyelenggara.

Para pemain dan ofisial serta perangkat pertandingan akan bersinggungan dengan masyarakat setempat seperti karyawan hotel, panitia lokal dan juga pendukung klub.

"Sehingga, ada sekurang-kurangnya 50 orang yang saling bersinggungan. Padahal, kerumunan pada masa pandemi sangat berisiko untuk menularkan Covid-19," katanya

Baca juga: IPW Nilai Kapolri Jenderal Listyo Kesulitan Mutasi Jajarannya secara Maksimal

Baca juga: Piala Menpora 2021: Juara Bakal Kantongi Rp 2 Miliar

IPW mengingatkan pesan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) soal Piala Menpora digelar lantaran khawatir menjadi klaster baru Covid 19.

Pemda yang wilayahnya dijadikan lokasi Piala Menpora, dikatakan Neta, harus menolak pertandingan Piala Menpora digelar karena dikhawatirkan menjadi klaster baru Covid-19.

"Jangan sampai perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan pemerintah dalam setahun untuk mengendalikan pandemi Covid-19 ini sia-sia. Mencegah kerumunan massa yang berpotensi menjadi klaster baru Covid-19, harus menjadi perhatian Kapolri, yang menjadi ujung tombak pemberian izin keramaian," kata Neta.

"Sebab itu, jika Piala Menpora tetap digelar, jika terjadi klaster baru Covid 19, Menpora dan Kapolri harus bertanggung jawab membiayai hidup keluarga korban yang tewas dan harus mundur dari jabatannya," pungkasnya.

Baca juga: IPW Protes Pengurusnya Jadi Tersangka Kasus ITE

Diketahui, turnamen pramusim Piala Menpora 2021 yang akan bergulir pada 21 Maret mendatang akan dibuka di Kota Solo.

Kabar itu dikatakan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat meninjau latihan Timnas Indonesia U-23 di Lapangan D, Senayan, Jakarta, Selasa (2/3/2021).

“Ya rencana (pembukaan-red) di Kota Solo. Kalau pertandingan pembuka masih belum ditentukan,” kata Iriawan.

Iriawan menilai Kota Solo sangat tepat sebagai pembuka Piala Menpora 2021 lantaran Stadion Manahan Solo yang sebelumnya dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021 sudah sangat siap.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat diwawancarai setelah meninjau latihan Timnas Indonesia U-23 di Lapangan D, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (2/3/2021) malam.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat diwawancarai setelah meninjau latihan Timnas Indonesia U-23 di Lapangan D, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (2/3/2021) malam. (Tribunnews/Abdul Majid)

Sementara itu, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang jadi opsi pembukaan juga dikatakannya sempat terkendala komunikasi.

“Kami akan mencoba (Stadion Manahan-red) kan salah satu venue untuk Piala Dunia (U-20), jadi mana yang sudah siap,” kata Iriawan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved