Breaking News:

Gejolak di Partai Demokrat

Jimly Asshiddiqie Sebut Gejolak di Demokrat Bukan Agenda Jokowi: Sebentar Lagi Jadi Mantan Presiden

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie, memberi tanggapan soal gejolak Partai Demokrat.

Istimewa/Tribunnews
Jimly Asshiddiqie. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie, memberi tanggapan soal gejolak Partai Demokrat. 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie, memberi tanggapan soal gejolak Partai Demokrat.

Ia mengatakan, gejolak di Partai Demokrat bisa berasal dari orang luar ataupun dalam.

Hal itu disampaikan dalam YouTube Helmy Yahya Bicara, Jumat (12/3/2021).

"Saya melihatnya tentu ada masalah secara internal, karena internal demokrasi enggak begitu jalan," ujar Jimly Asshiddiqie.

"Tapi ada keterlibatan orang luar itu biasa saja."

"Ada yang timbul dari dalam, bisa mulai dari luar," lanjut dia.

Baca juga: Andi Mallarangeng Analisis Tujuan Moeldoko Kendarai Partai Demokrat, Bakal Jadi Capres di 2024

Baca juga: JK Minta AHY Bersabar: Demokrat Sudah Baik Memberi Contoh tentang Regenerasi di Partai Politik

Menurutnya, masalah internal di Partai Demokrat harus segera diselesaikan.

"Tapi kita harus selamatkan, karena ini bukan masalah partai."

"Ini adalah sistem politik, dan bisa melanda ke semua partai jika dibiarkan," katanya.

Jimly menyebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mungkin terlibat dalam gejolak di Partai Demokrat.

Halaman
1234
Penulis: Nuryanti
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved