Breaking News:

Gejolak di Partai Demokrat

Andi Malarangeng Juluki Jhoni Allen Marbun Cs Sebagai Broker Politik, Ini Penjelasannya

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyebut Jhoni Allen Marbun Cs sebagai broker politik.

Kanal Youtube Kompas TV
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat versi KLB, Jhoni Allen Marbun 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyebut Jhoni Allen Marbun Cs sebagai broker politik.

Julukan itu diberikan lantaran Jhoni Allen Marbun Cs memperjualbelikan kedaulatan Partai Demokrat kepada sosok KSP Moeldoko, orang yang berada di luar partai.

Baca juga: Demokrat Bantah Konflik Kudeta yang Terjadi Hanya Drama Politik untuk Menaikkan Simpati Publik

"Mereka (Jhoni Allen Marbun Cs) bisa dianggap sebagai petualang-petualang politik. Mungkin juga sebagai broker-broker politik mencari kesempatan," ujar Andi saat berbincang dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, Jakarta, Senin (15/3/2021).

"Nah kebetulan ini ada yang mau beli (KSP Moeldoko). Kalau tidak ada yang mau beli tidak ada masalah," sambung Andi.

Apa yang diungkapkan Andi sejalan dengan pengakuan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Baca juga: Pandangan M Qodari Soal AD/ART Partai Demokrat 2020

Gatot mengaku sempat ditawari seseorang yang terlibat Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang untuk menggulingkan kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Andi mengatakan, ini merupakan mekanisme kerja para broker politik.

Seharusnya konflik internal partai diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku di partai atau AD/ART.

"Selama ini kalau ada masalah internal kan ada mekanisme internal. Melalui dewan kehormatan, mahkamah partai, sesuai undang-undang. Jadi tiba-tiba saja ini (KLB)," ujar Andi.

Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved