Jumat, 29 Agustus 2025

Mabes Polri Diserang Teroris

Minta Masyarakat Tenang dan Waspada, Jokowi: Tidak Ada Tempat bagi Terorisme di Tanah Air

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tak ada tempat bagi terorisme di Indonesia.

Penulis: Nuryanti
Editor: Daryono
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tak ada tempat bagi terorisme di Indonesia. 

Setelah menyerang Mabes Polri, petugas pun melumpuhkan terduga teroris itu.

Diketahui, ZA masih berusia 25 tahun dan tinggal di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

Berdasarkan profiling yang dilakukan, ZA adalah pelaku lone wolf yang berideologi radikal ISIS.

Baca juga: BNPT: Radikalisme dan Terorisme Mengatasnamakan Agama adalah Musuh Agama dan Musuh Negara

Baca juga: Ini Ucapan Terakhir Terduga Teroris ZA kepada Ibunya Sebelum Tinggalkan Rumah

Temuan Polisi

Sebelumnya, Listyo Sigit Prabowo menyebutkan beberapa temuan terkait pelaku penyerangan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Ia mengatakan, temuan tersebut didapat dari hasil penggeledahan terhadap ZA.

Adapun satu di antara temuan yang dibawa yakni map berwarna kuning.

Listyo Sigit menyebut, dalam map kuning itu terdapat amplop berisi kata-kata.

"Dari hasil pendalaman serta penggeledahan kita dapatkan beberapa temuan terkait dengan barang yang dibawa," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Kamis (1/4/2021).

"Yang bersangkutan membawa map kuning di dalamnya ada amplop bertuliskan kata-kata, tentu," lanjutnya.

Selain barang, polisi juga menemukan akun Instagram dari pelaku penyerangan tersebut.

Akun media sosial ZA ternyata baru dibuat pada Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Apa Itu Lone Wolf? Sebutan Polisi untuk Aksi Terduga Teroris ZA yang Serang Mabes Polri Sendirian

Baca juga: Cegah Aksi Terorisme di DKI, Pangdam Jaya Minta Masyarakat Tenang dan Percayakan ke TNI-Polri

Terduga teroris di Mabes Polri pada Rabu, 31 Maret 2021.
Terduga teroris di Mabes Polri pada Rabu, 31 Maret 2021. (Via Kompas TV)

Dalam unggahan akun Instagram pelaku, polisi menemukan unggahan bendera ISIS dan terkait jihad.

"Yang bersangkutan memiliki Instagram yang baru dibuat atau di-posting 21 jam yang lalu dimana di dalamnya ada bendera ISIS, dan ada tulisan terkait masalah perjuangan jihad," kata Listyo Sigit.

Sementara itu, polisi menemukan surat wasiat ZA saat menggeledah rumahnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan