Selasa, 12 Mei 2026

Pengamat Terorisme Yakini Muchsin Kamal Penjual Senjata ke ZA Tak Bersalah Secara Yuridis

Pengamat terorisme dari Departemen Antropologi, Universitas Malikussaleh, Al Chaidar, meyakini Muchsin Kamal (MK), penjual senjata ke ZA tak bersalah.

Tayang:
Editor: Gigih
Via Kompas TV
Terduga teroris di Mabes Polri pada Rabu, 31 Maret 2021 

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat terorisme dari Departemen Antropologi, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Al Chaidar Abdurrahman Puteh, meyakini Muchsin Kamal (MK), penjual senjata kepada ZA tidak bersalah secara yuridis.

Al Chaidar juga meyakini MK tidak mengetahui apalagi terlibat dalam penyerangan ZA di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).

"Sebagai peneliti tentang terorisme saya sangat meyakini Muchsin Kamal tidak bersalah dan sama sekali tak terkait dengan peristiwa serangan lone wolf tersebut secara yuridis," ungkap Al Chaidar kepada Tribunnews.com, Minggu (4/4/2021).

Al Chaidar mengungkapkan, airgun yang dijual MK adalah barang legal.

"Dia menjual barang yang legal, airgun, barang legal."

"Tidak ada yang ilegal, sama seperti orang menjual golok."

"Kalau golok disalahgunakan pembeli, ya tidak bisa penjual disalahkan," ungkapnya melalui sambungan telepon.

Pengamat terorisme dari Departemen Antropologi, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Al Chaidar Abdurrahman Puteh
Pengamat terorisme dari Departemen Antropologi, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Al Chaidar Abdurrahman Puteh (istimewa)

Baca juga: Densus 88 Tangkap Penjual Senjata ke ZA, Diciduk di Banda Aceh, 23 Barang Bukti Ikut Diamankan

Al Chaidar juga mengaku mengenal dan mengikuti perjalanan MK.

MK disebutnya merupakan seorang saudagar muda yang hebat.

"Seperti kebiasaan pedagang di wilayah Pidie yang taat beragama dan rasional dalam mengelola bisnis, dia sangat sukses dalam berbagai bisnis, perkebunan sawit, dagang airgun, jual beli bedil angin, dan perkebunan alpukat," katanya.

Al Chaidar juga menyebut jika MK tak tahu menahu soal penyerangan Mabes Polri.

"Sebelum penangkapan kemarin sempat komunikasi beberapa rekannya, dan mereka berani menjamin MK tidak tahu menahu dengan aksi lone wolf  Zakiah Aini di Mabes Polri Jakarta."

"MK sangat anti terhadap ISIS dan membawa pemahaman yang sangat moderat setelah keluar dari penjara," ujarnya.

Baca juga: Densus 88 Antiteror Polri Masih Dalami Cara ZA Membeli Senjata Dari MK

Informasi yang didapat Al Chaidar dari rekan MK menyebut, MK menjual senjata secara online dan murni untuk bisnis.

"Tidak ada kaitan apapun dengan terorisme, cuma saja kadarullah pembelinya melakukan aksi yang menyalahgunakan fungsi dari airgun itu sendiri dan tentu juga keliru dari sisi agama," ungkap Al Chaidar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved