Breaking News:

Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro dengan Tambahan 5 Provinsi Baru

Pemerintah memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro pada 6 sampai 15 April 2021.

Istimewa
Jumat (19/3/2021) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, didampingi oleh Menteri Perindustrian, menerima audiensi dari para insan perfilman di Loka Kretagama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Pemerintah memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro pada 6 sampai 15 April 2021.

Hal itu disamapikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, (5/4/2021).

"Pemerintah menambahkan dan memperpanjang PPKM tahap berikutnya atau tahap kelima untuk dua minggu ke depan," kata Airlangga.

Pemerintah menambah 5 daerah baru yang menerapkan PPKM Mikro,  sehingga totalnya menjadi 20 Provinsi.  5 wilayah baru yang akan menerapkan PPKM Mikro yakni Kalimantan Utara,  Aceh, Sumatera Selatan, Riau dan Papua.

 Adapun 15 Provinsi yang sudah sejak awal menerapkan PPKM Mikro yakni Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Bali, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan beserta lima provinsi tambahan yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

"Pemerintah memperbesar provinsi yang ikut PPKM yaitu dengan data yang ada. Baik itu terkait kasus sembuh, meninggal, aktif kemudian total kumulatif kasus, maka pemerintah menambahkan lima daerah lagi," katanya.

Selain menambah cakupan, pemerintah juga memperketat penerapan PPKM Mikro. Apabila sebelumnya kriteria zona merah adalah lebih dari 10 rumah penghuninya yang terinfeksi, sekarang  menjadi 5 rumah, dalam satu lingkup RT/RW.

Baca juga: 5 April, Pemerintah akan Perketat dan Perluas PPKM Mikro

"Kemudian zona oranyenya 3 sampai 5 rumah. Zona kuningnya 1 sampai 2 rumah. Dan tidak ada kasus kurang dari 1 rumah, berarti zona hijau," katanya.

Airlangga mengatakan kriteria PPKM Mikro diperketat dengan tujuan agar penularan Covid-19 dapat semakin diitekan. PPKM Mikro sejauh ini berhasil menekan angka kasus aktif Covid-19 di Indonesia.

" Kriteria secara nasional tetap yang empat kriteria yaitu kasus kesembuhan, kasus aktif, kasus kematian dan bed occupancy ratio, itu yang secara analisis ilmiah," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved