Breaking News:

Kemendikbud: Pertukaran Mahasiswa Merdeka untuk Studi Semester Tiga Sampai Delapan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan baru saja Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka.

Tribunnews.com/ Fahdi Fahlevi
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Plt Dirjen Dikti) Kemendikbud Nizam di Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2020). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan baru saja Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka.

Program ini diperuntukan bagi mahasiswa semester tiga sampai delapan.

Melalui program ini, mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi lain yang berada di pulau lain.

Baca juga: Politikus PDIP: Penggabungan Ristek dan Kemendikbud Akan Buat Lebih Efektif

"Program ini dapat diikuti oleh mahasiswa semester 3 sampai 8. Jadi adik-adik bisa di semester 5 misalnya cari perguruan tinggi di pulau lain untuk mengikuti program ini," kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam dalam konferensi pers virtual, Senin (12/4/2021).

Nizam mengatakan mahasiswa semester delapan dapat mengerjakan tugas akhir di perguruan tinggi lain yang memiliki fasilitas yang lebih mumpuni.

Baca juga: Cara Klaim dan Syarat Penerima Bantuan Kuota Internet Kemendikbud di kuota-belajar.kemdikbud.go.id

"Kalau semester 8 mungkin sudah tugas akhir. Silakan nanti tugas akhir di kampus lain di luar pulau, karena adik-adik kebetulan penelitiannya membutuhkan alat yang canggih yang ada di kampus tersebut. Ini sangat bisa kita lakukan," ungkap Nizam.

Seperti diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka.

Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta untuk kuliah di kampus lain.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved