Breaking News:

Gempa di Malang

Verifikasi Tidak Terjadi Tsunami, Buoy BPPT Di Selatan Perairan Kabupaten Malang Beroperasi Optimal

Terletak di cincin api pasifik, membuat Indonesia kerap dilanda bencana, baik itu gempa bumi maupun gempa yang berujung tsunami.

BMKG
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan terjadi gempa bumi di selatan Pulau Jawa, Sabtu (10/4/2021). Gempa ini terjadi pada pukul 14.00 WIB dan tidak berpotensi tsunami. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terletak di cincin api pasifik, membuat Indonesia kerap dilanda bencana, baik itu gempa bumi maupun gempa yang berujung tsunami.

Seperti gempa bumi yang mengguncang Malang, Jawa Timur, pada 10 April lalu.

Berkaca pada beberapa bencana alam yang terjadi di wilayah lain yang berdampak pada potensi tsunami, perlu adanya upaya mitigasi bencana seperti penerapan Sistem Peringatan Dini Indonesia atau Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS).

Baca juga: Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara Tak Berpotensi Tsunami

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai lembaga pemerintah yang berfokus pada bidang kaji-terap teknologi pun sebelumnya telah menerapkan InaTEWS, melalui pemasangan sistem pendeteksi dini tsunami berbasis Buoy di Selatan Perairan Kabupaten Malang (Buoy MLG).

Buoy ini pun telah beroperasi secara optimal dan menjadi penanda bahwa negara ini kini siap menghadapi potensi risiko bencana tsunami.

Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan bahwa InaTEWS yang telah dimulai sejak 2020, kini mulai menunjukkan hasil.

Baca juga: BREAKING NEWS- Gempa 6,7 Goyang Sebagian Pulau Jawa, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Ini dapat terlihat dari beroperasinya salah satu Buoy dalam fungsinya memberikan peringatan dini tsunami.

Perlu diketahui, InaTEWS merupakan satu dari sederet program prioritas BPPT yang bertujuan untuk menghasilkan inovasi pada 8 bidang fokus teknologi, khususnya bidang teknologi kebencanaan.

"Alhamdulillah, Buoy yang menjadi bagian dari sistem InaTEWS ini telah berhasil mendeteksi kejadian gempa. Hal ini dikuatkan dengan konfirmasi dari Buoy bahwa sistem ini memverifikasi bahwa tidak terjadi tsunami," kata Hammam, dalam keterangan resminya, Selasa (13/4/2021).

Pernyataan tersebut ia sampaikan untuk menanggapi fenomena gempa yang terjadi di Malang pada pekan lalu.

Baca juga: Dikira Meninggal Saat Tsunami Aceh, Abrip Anumerta Asep Ditemukan di RSJ, Ini Perjalanan Kisahnya

Halaman
123
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved