Jumat, 29 Agustus 2025

Resuffle Kabinet

Daftar Menteri yang Layak Diganti Versi Lembaga Survei, Ada Yasonna Laoly hingga Nadiem Makarim

Daftar menteri yang layak diganti atau reshuffle versi lembaga survei IPO. Ada Yasonna Laoly hingga Nadiem Makarim.

Penulis: Sri Juliati
Editor: Arif Fajar Nasucha
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah Menteri bersiap menjalani pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik 34 Menteri, 3 Kepala Lembaga Setingkat Menteri, dan Jaksa Agung untuk Kabinet Indonesia Maju. 

Dalam putusan kasus itu, Zainudin Amali disebut melakukan komunikasi dengan Akil untuk kepentingan sengketa Pilkada Jawa Timur.

Saat itu dia sedang menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Timur.

4. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo (34%)

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo dalam acara Penandatanganan Komitmen Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik, di Jakarta, Selasa (2/3/2021).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo dalam acara Penandatanganan Komitmen Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik, di Jakarta, Selasa (2/3/2021). (Humas Kementerian PANRB)

Tjahjo Kumolo juga menjadi satu di antara menteri yang layak diganti versi survei IPO.

Politikus asal PDI-Perjuangan itu menjadi sosok yang dipertahankan Jokowi dalam periode keduanya.

Ia hanya berpindah kementerian.

Di era Jokowi-JK, Tjahjo Kumolo menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.

5. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate (29%)

Menkominfo Johnny G Plate.
Menkominfo Johnny G Plate. (HANDOUT)

Masih merujuk hasil survei IPO, sebanyak 29 persen responden menganggap Menkominfo, Johnny G Plate juga perlu diganti.

Johnny G Plate adalah politikus Partai NasDem yang diangkat menjadi menteri oleh Jokowi di kabinet Indonesia Maju.

Berasal dari kalangan partai membuat beberapa kalangan meragukan Johnny G Plate yang tidak memiliki latar belakang industri telekomunikasi atau yang berkaitan dengan Kominfo.

Beberapa waktu lalu, Johnny G Plate menuai sorotan saat mengkritik Netflix yang dinilai lebih banyak menyediakan konten asing dibanding film dalam negeri.

Bahkan, Johnny G Plate meminta agar Netflix tidak memuat film atau serial original produksi luar Indonesia.

"Kita minta Netflix original jangan dulu, lah di Indonesia, gunakan dulu hasil kreativitas anak Indonesia sendiri dulu, kalau bisa," kata dia.

Pernyataan ini mendapat kritikan dari warganet.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan