Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Jokowi akan Reshuffle Kabinet, Mardani Ali Sera: Jangan Politik Dagang Sapi Lagi

Isu Presiden Jokowi akan reshuffle kabinet, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kritik: Jangan Politik Dagang Sapi Lagi, Sudah Periode ke-2.

dok. Setpres
Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman Angela Merkel secara virtual di Istana Bogor, Selasa (13/4/2021). - Menanggapi isu Presiden Jokowi akan reshuffle kabinet, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebut Jokowi untuk tak berdagang politik lagi di periode kedua kepemimpinannya ini. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut akan melakukan gebrakan lagi terkait kabinet kerjanya.

Dikabarkan, Jokowi akan me-reshuffle kabinetnya pada pekan ini.

Isu ini mencuat setelah DPR menyetujui permintaaan pemerintah untuk membentuk 2 kementerian baru.

Di antaranya, penggabungan 2 Kementerian Ristek dan Pendidikan menjadi Kementerian Dikbud Ristek.

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet, KSP Ali Ngabalin Sebut Jokowi akan Lantik 2 Menteri Baru

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Menguat: Siapa Menteri yang Terancam dan Siapa Saja yang Aman?

Lalu, pembentukan kementerian baru, yakni Kementerian Investasi.

Menanggapi hal itu Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebut Jokowi untuk tak berdagang politik lagi di periode kedua kepemimpinannya ini.

Menurutnya, reshuffle kabinet itu perlu didasari data yang akurat.

Ia berpesan kepada sang presiden, untuk mempertimbangkan prinsip tata kelola dan efektifitas menterinya di bangku pemerintahan.

"Terkait isu reshuffle kabinet, dasar reshuffle hendaknya berbasis data akurat & adil."

"Pesan untuk Pak @jokowi, walau angkat Menteri hak prerogatif Presiden tetap prinsip tata kelola & efektivitas Pemerintahan mesti jadi pertimbangan."

Halaman
1234
Penulis: Shella Latifa A
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved