Breaking News:

Pengikut Rizieq Shihab Tewas

Dua Tersangka Penembak Laskar FPI Jalani Sidang Etik di Propam Polri

Demikian disampaikan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan.

Tribunnews.com
Ilustrasi Polisi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua personel Polri penembak laskar Front Pembela Islam (FPI) bakal diproses sidang kode etik profesi Polri (KEPP) usai ditetapkan tersangka dugaan unlawful killing.

Demikian disampaikan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan.

Dia bilang, penindakan hukum secara pidana maupun sidang KEPP masih dalam tahapan proses.

"Masih proses, baik dipidana maupun di Propam itu sendiri," kata Ahmad kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Ditetapkan Tersangka, Dua Pelaku Penembak Laskar FPI Masih Berstatus Anggota Polri Aktif

Di sisi lain, ia menyatakan keduanya kini masih berstatus anggota Polri aktif.

Sebaliknya, kedua personel itu juga belum dimutasi dari jabatan sebelumnya di Polda Metro Jaya.

"Belum dalam mutasi, yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan. Begini, ketika ada perpindahan itu baru ada proses mutasi. Tapi yang bersangkutan masih dalam proses (pemeriksaan)," tukas dia.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri akhirnya memutuskan menetapkan 3 personel Polda Metro Jaya menjadi tersangka dalam dugaan pembunuhan di luar hukum alias unlawful killing terhadap 6 orang laskar FPI di jalan tol Jakarta-Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan penetapan tersangka tersebut setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Kamis kemarin.

"Pada hari kamis kemarin, penyidik telah melaksanakan gelar perkara terhadap peristiwa KM 50 dan kesimpulan dari gelar perkara yang dilakukan maka status dari terlapor tiga tersebut dinaikkan menjadi tersangka," kata Brigjen Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved