Breaking News:

Kelompok Bersenjata di Papua

Pengamanan Objek Vital Diperketat Setelah Insiden Pembakaran Helikopter di Bandara Aminggaru Papua

Aparat kepolisian memperketat pengamanan objek vital usai adanya kasus pembakaran helikopter di bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak

Kompas TV
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aparat kepolisian memperketat pengamanan objek vital usai adanya kasus pembakaran helikopter di bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua pada 11 April 2021 malam.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan Kapolda Papua telah menginstruksikan pengetatan pengamanan itu kepada jajarannya bersama personel TNI.

"Kapolda Papua telah menginstruksikan kepada jajarannya bersama TNI untuk meningkatkan menjaga objek vital yang dijaga secara ketat terutama di Bandara," kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (11/4/2021).

Baca juga: Satgas Nemangkawi Berhasil Mendarat di Beoga Papua Setelah Brimob dan TNI Pukul Mundur KKB

Ia mengatakan TNI-Polri juga sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku pembakaran tersebut.

Identitas pelaku KKB Papua itu juga telah dikantongi oleh TNI-Polri.

"Saat ini personel gabungan TNI dan Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembakaran dari KKB tersebut. Mungkin itu saja," jelas dia.

Baca juga: Tukang Ojek Tewas Ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata di Puncak Papua, Korban Alami Luka di Kepala

Di sisi lain, Ahmad menjelaskan Helikopter yang dibakar KKB Papua sejatinya sudah rusak.

Mereka membakar helikopter itu diduga untuk mengganggu aktivitas penerbangan.

"Kami sampaikan bahwa kondisi helikopter yang dibakar dalam keadaan rusak dan tidak bisa terbang. Bersyukur kita dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa," kata dia.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved