Breaking News:

Ibadah Haji 2021

Hari Ini, Komisi VIII DPR Gelar Raker dengan Menag, Bahas Persiapan Ibadah Haji 2021

DPR RI mengagendakan raker dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, membahas tindak lanjut persiapan penyelenggaraan ibadah Haji

Tribunnews/Bahauddin R Baso/ MCH 2019
Ribuan umat muslim melakukan thawaf mengelilingi Kabah usai shalat subuh di Masjidil Haram, Makkah, Kamis (11/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi VIII DPR RI mengagendakan rapat kerja (raker) dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, membahas tindak lanjut persiapan penyelenggaraan ibadah Haji 2021.

Berdasarkan agenda yang diterima, rapat bakal digelar hari Senin (31/5/2021), pukul 13.00 WIB.

Sebelumnya, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi mengatakan hingga kini pihak Arab Saudi belum memberikan kepastian mengenai teknis pelaksanaan haji.

Baca juga: Kemenag - DPR akan Bahas Persiapan, Mitigasi dan Opsi Penyelenggaraan Haji 2021

Namun, persiapan termasuk mitigasi persiapan penyelenggaraan ibadah Haji terus dilakukan.

"Persiapan berikut mitigasinya terus dilakukan. Tapi pemerintah belum mengambil keputusan akhir. Arab Saudi juga belum mengumumkan teknis operasional penyelenggaraan haji tahun ini," kata Khoirizi melalui keterangan tertulis, Minggu (30/5/2021).

Baca juga: Konjen RI Berharap Ada Kepastian Penyelenggaraan Haji 2021 Pemerintah Saudi

ILUSTRASI Ibadah Haji - Suasana di puncak Jabal Rahmah, Sabtu (10/8/2019) dini hari Waktu Arab Saudi. Ribuan jemaah haji dari berbagai negara incar posisi wukuf di Jabal Rahmah yang diyakini sebagai tempat bertemuanya Nabi Adam dan Hawa.
ILUSTRASI Ibadah Haji - Suasana di puncak Jabal Rahmah, Sabtu (10/8/2019) dini hari Waktu Arab Saudi. Ribuan jemaah haji dari berbagai negara incar posisi wukuf di Jabal Rahmah yang diyakini sebagai tempat bertemuanya Nabi Adam dan Hawa. (Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019)

Khoirizi berharap Arab Saudi bisa segera mengumumkan teknis operasional haji 1442 H, utamanya terkait kuota.

Sehingga, Kemenag dan Komisi VIII bisa membahas keputusan yang diambil lebih lanjut.

"Selain info dari Saudi, teknis kesiapan Kemenag juga akan dipengaruhi faktor waktu. Itu juga menjadi pertimbangan penting, apakah cukup untuk proses pemberangkatan, pengadaan layanan, dan lainnya," ujar Khoirizi.

Untuk diketahui, Kementerian kesehatan Arab Saudi menyatakan mengizinkan jemaah haji luar negeri untuk ikut menunaikan ibadah haji 2021 pada Juli mendatang.

Halaman
1234
Penulis: chaerul umam
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved