Minggu, 31 Agustus 2025

Gejolak di Partai Demokrat

Doktor Hukum Tata Negara Sebut Moeldoko Salah Sasaran

Salah sasaran Moeldoko itu akhirnya melahirkan politik belah bambu: satu pihak diangkat, pihak lain diinjak.

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Dewi Agustina
Humas KSP
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat membuka webinar Hari Bidan Internasional dengan tema “Ikuti Datanya: Investasi untuk Bidan” secara daring, Selasa (25/5/2021). 

Di sisi lain, kata Yudi, ada pihak yang diuntungkan akibat salah langkah Moeldoko itu, yakni Partai Demokrat kubu SBY.

"Terbukti elektabilitas Demokrat yang diketuai AHY dalam berbagai survei cenderung naik," paparnya.

Ditanya apakah Moeldoko main dua kaki, mengingat mantan Panglima TNI itu pernah dekat dengan SBY, bahkan yang mengangkat Moeldoko sebagai Panglima TNI adalah SBY semasa menjabat Presiden, Yudi tidak menampik.

"Bisa saja begitu. Tapi apa pun itu, Demokrat mendapat blessing in disguise (berkah di balik musibah)," tandasnya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan