Breaking News:

Kemendikbudristek Buka Program Magang 15.000 Posisi, Nadiem: Bukan Diminta Fotokopi

Kemendikbudristek membuka program Magang dan Studi Independen Bersertifikat untuk para mahasiswa.

Ist
Nadiem Makarim 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kemendikbudristek membuka program Magang dan Studi Independen Bersertifikat untuk para mahasiswa.

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan program ini dibuka sebanyak 15.000 posisi untuk para mahasiswa.

Para mahasiswa bakal mendapatkan sertifikat yang bisa menjadi modal untuk terjun ke dunia kerja.

"15.000 posisi untuk mahasiswa untuk magang bersertifikat. Ini bukan magang biasa," ujar Nadiem dalam Festival Kampus Merdeka yang disiarkan channel Youtube Kemendikbud RI, Selasa (15/6/2021).

Para mahasiswa, kata Nadiem, akan didampingi oleh para mentor di perusahaan.

Nadiem mengungkapkan ada lebih dari 160 perusahaan, organisasi kelas dunia, dan BUMN yang berpartisipasi dalam program ini.

Baca juga: Nadiem: Kampus Mengajar Akan Melatih Kepekaan Sosial Mahasiswa

"Ini bukan magang magang biasa. Inilah program yang intensif dan belum pernah kita melihat di batch pertama partisipasi industri sebesar ini," ungkap Nadiem.

Mantan CEO Gojek ini mengatakan program ini bukan merupakan magang biasa. Para mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran yang berbasis proyek.

Program magang ini, ungkap Nadiem, tidak akan seperti stigma mahasiswa magang yang hanya disuruh untuk membuat kopi atau diminta melakukan fotokopi.

"Di dalam perusahaan yang mengerjakan Project Based Learning, bukan fotokopi, bukan ngambilin kopi," ungkap Nadiem.

Selain itu, Kemendikbudristek juga membuka program studi independen sebanyak 5.000 posisi.
 

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved