Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris

Polri Bantah Densus 88 Salah Tangkap Terduga Teroris di Riau

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan pihaknya memiliki bukti kuat sebelum menangkap 13 orang terduga teroris

Tribunnews/Irwan Rismawan
Ilustrasi: Anggota Densus 88 membawa terduga teroris dari Makassar setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/2/2021). Sebanyak 26 orang terduga teroris yaitu 19 orang dari Makassar dan 7 orang dari Gorontalo yang tergabung dalam Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Densus 88. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri membantah salah menangkap terduga teroris di Pekanbaru, Riau pada Senin (14/6/2021) kemarin.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan pihaknya memiliki bukti kuat sebelum menangkap 13 orang terduga teroris di Riau tersebut.

"Gak ada (salah tangkap). Dipastikan 13 orang yang ditangkap didasari bukti-bukti kuat yang dimiliki Densus sehingga dilakukan penangkapan. Proses masih berjalan," kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Seorang Terduga Teroris Ditangkap di Bogor, Diduga Tergabung Kelompok JAD

Menurut Rusdi, pihaknya telah mencermati gerak-gerik 13 orang terduga teroris Riau sejak lama. Hasilnya, mereka diduga kuat terlibat dalam jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

"Kelompok ini berperan membantu menyembunyikan apabila ada DPO kepolisian yang menyangkut jamaah islamiyah ketika bergerak ke Riau. Kelompok inilah yang menyembunyikan. Jadi 13 orang ini bertugas nyembunyiin DPO Densus 88 Antiteror khususnya dari kelompok JI itu mengamankan diri di Riau," jelasnya.

Tak hanya itu, kata Rusdi, kelompok ini diduga pernah melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan terorisme. Di antaranya pelatihan menggunakan senjata api di sejumlah daerah di Riau.

"Kelompok ini juga telah melakukan kegiatan antara lain pelatihan pengunaan senjata, baik latihan penggunaan senjata tajam, maupun penggunaan senjata api. Ini untuk kelompok yang di Riau," tukasnya.

Baca juga: Saat Ditangkap Terduga Teroris JAD Bogor Ketahuan Simpan Bahan Baku Pembuat Bom

Sebelumnya, seorang pria di Kota Pekanbaru, Riau menjadi korban salah tangkap oleh Densus 88 Antiteror pada Senin (14/6/2021).

Lelaki korban salah tangkap tersebut berinisial H.

Halaman
123
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved