Selasa, 5 Mei 2026

Hari Buruh

Andi Gani Buka Suara soal Respons Buruh saat Presiden Prabowo Tanya Manfaat MBG

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, menegaskan bahwa tidak ada penolakan dari kalangan buruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
HO/IST
MAY DAY 2026 - Ketua Panitia May Day 2026 sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (4/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menegaskan tidak ada penolakan buruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disampaikan Prabowo Subianto saat May Day 2026.
  • Respons “belum merasakan manfaat” dalam video viral dijelaskan berasal dari buruh lajang yang memang belum menjadi penerima langsung program, bukan bentuk penolakan.
  • KSPSI mengimbau publik tidak menyimpulkan dari potongan video.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Video terkait respons buruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 ramai di publik.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menegaskan bahwa tidak ada penolakan dari kalangan buruh terhadap program tersebut.

Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran langsung untuk mengklarifikasi respons yang terekam dalam video yang beredar.

“Setelah kami telusuri, yang menjawab belum merasakan manfaat adalah buruh yang masih lajang dan belum menikah. Jadi konteksnya bukan penolakan, tetapi karena mereka memang belum menjadi penerima langsung manfaat program tersebut,” kata Andi Gani kepada wartawan di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, dalam momen tersebut terdapat dua pertanyaan yang diajukan Presiden Prabowo Subianto. Saat program MBG diperkenalkan, buruh menyambut dengan tepuk tangan. Namun ketika ditanya soal manfaat, sebagian menjawab belum merasakan.

Andi Gani menegaskan, narasi yang menyebut buruh menolak program MBG tidak tepat dan berpotensi menyesatkan.

“Tidak ada gerakan buruh yang sengaja untuk mempermalukan Presiden. Hubungan buruh dengan pemerintah justru sangat baik,” tegasnya.

Dia menyoroti kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan May Day sebagai bentuk kedekatan pemerintah dengan kalangan pekerja.

“Beliau sudah dua kali hadir dalam peringatan May Day, dan kami yakin ke depan akan terus hadir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andi Gani menyebut peringatan May Day 2026 menjadi momentum penting bagi persatuan buruh di Indonesia.

KSPSI pun mengimbau masyarakat untuk tidak menarik kesimpulan dari potongan video semata, melainkan melihat keseluruhan konteks peristiwa dalam peringatan Hari Buruh tahun ini.

“May Day tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Ini menjadi tonggak persatuan buruh. Tidak ada lagi kelompok eksklusif, semua bersatu dalam satu panggung,” ucapnya.

Diberitakan, dari panggung perayaan May Day 2026, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak.

"Saya bertanya kepada saudara-saudara, MBG bermanfaat atau tidak? MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita," kata Prabowo dalam acara Hari Buruh Internasional di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Banyak buruh menjawab beragam respons.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved