Breaking News:

Virus Corona

Ramai Pejabat Minta Maaf, Mengaku Tak Optimal Tangani Pandemi, Ada Luhut hingga Erick Thohir

Akhir-akhir ini, sejumlah pejabat kompak menyampaikan permohonan maafnya kepada rakyat terkait pandemi Covid-19 dan pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali

TRIBUNNEWS Istimewa/Herudin
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN, Erick Thohir. 

TRIBUNNEWS.COM - Akhir-akhir ini, sejumlah pejabat kompak menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat terkait pandemi Covid-19 dan pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali.

Permohonan maaf awalnya disampaikan oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan.

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Luhut meminta maaf karena dalam penanganan PPKM Jawa-Bali masih belum dilakukan secara maksimal.

Kendati demikian, Luhut memastikan pemerintah dan seluruh jajaran terkait akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menurunkan laju penularan virus corona varian Delta.

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Pengusaha Ancang-ancang Kurangi Karyawan

"Sebagai koordinator PPKM Jawa-Bali, dari lubuk hati yang paling dalam saya minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, jika dalam penanganan PPKM Jawa Bali ini belum optimal."

"Saya bersama jajaran terkait akan terus bekerja keras agar penyebaran varian Delta bisa diturunkan," ungkapnya.

Selain itu Luhut mengungkapkan bahwa ia memahami penerapan PPKM Darurat ini berdampak besar bagi masyarakat kecil.

Pun dengan para pengusaha dan pemilik restoran yang juga kehilangan pendapatan akibat aturan yang membuat masyarakat dilarang makan di tempat.

Luhut Sampaikan Permintaan Maaf PPKM Belum Optimal
Luhut Sampaikan Permintaan Maaf PPKM Belum Optimal (Tangkap Layar Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI)

Baca juga: Pemerintah Tak Pakai Lagi Istilah PPKM Darurat Tapi PPKM Level 4, Ini Bedanya

"Bukan pilihan mudah untuk memutuskan PPKM ini, di satu sisi kita harus menghentikan laju penularan varian Delta yang eksponensial agar para dokter, bidan, dan perawat bisa menyembuhkan para pasien Covid-19 yang jumlahnya sangat banyak."

"Namun dampak bagi ekonomi rakyat kecil juga cukup besar akibat penurunan mobilitas masyarakat."

Halaman
1234
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved