Breaking News:

Virus Corona

Ramai Pejabat Minta Maaf, Mengaku Tak Optimal Tangani Pandemi, Ada Luhut hingga Erick Thohir

Akhir-akhir ini, sejumlah pejabat kompak menyampaikan permohonan maafnya kepada rakyat terkait pandemi Covid-19 dan pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali

TRIBUNNEWS Istimewa/Herudin
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN, Erick Thohir. 

"Bukan pilihan yang mudah juga untuk menyeimbangkan hal tersebut, tapi pemerintah memutuskan PPKM ini perlu diambil untuk menghentikan laju penularan vairan Delta," ungkap Luhut.

Baca juga: 6 Istilah yang Dipakai Pemerintah untuk Atasi Pandemi Covid-19, Mulai dari PSBB hingga PPKM Level 4

Tak Sempurna Tangani Pandemi, Erick Thohir Minta Maaf

Permohonan maaf yang kedua disampaikan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

Erick Thohir memohon maaf kepada masyarakat karena merasa masih belum sempurna dalam menangani pandemi Covid-19.

Permohonan maaf tersebut disampaikan Erick saat meresmikan RS Pertamina Jaya Ekstensi di Gedung Arafah di Asrama Haji Embarkasi Jakarta.

Menurut Erick pemerintah tidak mungkin bisa sukses melakukan program-programnya tanpa adanya peran aktif masyarakat.

Atas nama Kementerian BUMN, Erick kemudian meminta maaf jika dalam melaksanakan tugas tidak sempurna, terutama yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Apa Saja Aturan PPKM Level 4 Jawa-Bali untuk Sektor Pendidikan, Esensial, dan Non-Esensial?

"Saya yakin, tidak mungkin kami pemerintah bisa sukses melakukan program-programnya tanpa peran aktif dari masyarakatnya. Dan tentu kami Kementerian BUMN dengan segenap kerendahan hati memohon maaf."

"Ketika penugasan-penugasan yang diberikan kepada kami tidak sempurna. Karena sempurna milik Allah SWT," kata Erick, dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Selasa (20/7/2021).

Selain itu Erick juga meminta masyarakat agar bisa memberikan kepercayaannya.

Halaman
1234
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved