Breaking News:

Seleksi Kepegawaian di KPK

Dewas Sebut Pimpinan KPK Telah Berjuang Loloskan Pegawai Jadi ASN

Dewas KPK menyebut pimpinan telah memperjuangkan nasib seluruh pegawai agar bisa menjadi aparatur sipil negara (ASN).

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) menyebut pimpinan telah memperjuangkan nasib seluruh pegawai agar bisa menjadi aparatur sipil negara (ASN).

"Pimpinan KPK walaupun telah memperoleh hasil TWK [tes wawasan kebangsaan] masih berupaya untuk memperjuangkan agar seluruh pegawai KPK dapat diangkat sebagai ASN," ucap Anggota Dewas KPK Albertina Ho dalam jumpa pers virtual, Jumat (23/7/2021).

Diketahui dari 1.351 pegawai KPK yang mengikuti TWK sebagai syarat jadi ASN, 75 di antaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Buntutnya, 75 pegawai mengadukan soal pelaksanaan TWK ke Dewan Pengawas KPK.

Salah satu poin aduan ialah ada upaya pemecatan para pegawai yang tidak lulus TWK.

Baca juga: Plt Direktur Labuksi KPK Diberi Sanksi Teguran Tertulis Karena Tak Laporkan Kasus Pegawai Curi Emas

Dalam laporannya, para pegawai menyebut ada rapat pada 29 April 2021 yang dihadiri pimpinan dan pejabat struktural KPK.

Diduga, rapat membahas para pegawai yang tak lulus TWK akan diminta mengundurkan diri per 1 Juni, bila tidak maka akan tetap diberhentikan.

Saat itu, hasil TWK belum diumumkan. Hasil itu baru diumumkan pada 5 Mei 2021 bahwa ada 75 pegawai tak lulus.

Namun, Dewas menilai hal itu tidak benar, sebab pada 1 Juni 2021, tidak ada pegawai yang diberhentikan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved