Virus Corona
Presiden Jokowi Minta Relawan Fokus Bantu Penanganan Covid-19
Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina menemui Presiden RI Ir. H.Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, pada Jumat (30/7) kem
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina menemui Presiden RI Ir. H.Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, pada Jumat (30/7) kemarin.
Pada kesempatan tersebut, Silfester menyampaikan bahwa Presiden Jokowi mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh para relawan dalam membantu Pemerintah dan masyarakat di masa pandemi Covid-19.
“Saya banyak mendapat info bahwa relawan dan banyak komunitas di masyarakat sejak awal pandemi hingga saat ini masih terus bergerak bersatu dan bergotongroyong bersama dalam membantu masyarakat yang terkena dan terdampak pandemi Covid-19. Saya selaku Presiden dan atas nama Pemerintah menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada para relawan yang telah berjuang dan bekerja keras bahu membahu dengan Tenaga Kesehatan, TNI/Polri dan ASN serta semua komunitas masyarakat lainnya dalam penangangan mengatasi pandemi Covid-19 dan membantu masyarakat yang terkena dan terdampak,” ujar Presiden Jokowi seperti yang disampaikan kembali oleh Silfester, Selasa (3/8/2021).
Baca juga: Relawan Lapor Covid-19 Terima 29 Aduan Klaster Covid-19 hingga Pelanggaran Prokes di Sekolah
Di sisi lain, Presiden Jokowi juga menyampaikan pada saat ini sebaiknya para relawan jangan terjebak pada situasi politik dukung mendukung dalam suksesi Pilpres 2024.
Silfester mengungkap nantinya presiden akan mengumpulkan semua relawan untuk memutuskan ke arah mana kapal besar ini akan berlayar dan berlabuh.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah bagaimana semua anak bangsa harus bersatu bahu membahu untuk menangani dan mengatasi dampak pandemi Covid-19.
"Kita harus fokus, bagaimana bangsa dan negara ini dapat mengatasi musibah pandemi covid-19, dengan cara saling bekerjasama juga mensosialisasikan dan melaksanakan aturan-aturan yang telah ditetapkan untuk dilaksanakan bersama agar dapat lepas dari musibah ini. Presiden Jokowi minta relawan mengkampanyekan kegiatan dan program Pemerintah ke masyarakat di medsos dengan isu yang benar dan positif, serta juga tetap terjun langsung membantu masyarakat bersama unsur bangsa yang lain dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” demikian amanat Presiden Jokowi ini disampaikan kepada Silfester.
Bahkan, dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi disebut Silfester juga menyatakan menolak keras wacana Jokowi 3 periode.
"Saya tidak ingin dan tidak pernah mewacanakan Jokowi 3 Periode.Wacana tersebut melanggar konstitusi yang berlaku dan mewariskan pendidikan politik yang tidak baik untuk bangsa dan anak cucu kita," imbuh Jokowi seperti yang diungkapkan Silfester.
Pada bagian lain, Presiden Jokowi juga meminta kepada relawan untuk ikut membantu dan mendampingi dunia usaha kecil dan koperasi yang juga sedang terpuruk diakibatkan pandemi Covid-19. Relawan bisa menjadi jembatan informasi dan komunikasi kepada pihak pemerintah dan semua stake holder termasuk juga masalah-masalah hukum yang tengah dihadapi masyarakat kecil yang terzolimi.
Saat disinggung oleh Silfester terkait isu-isu yang beredar terkait program vaksinasi, Presiden mengatakan bahwa vaksinasi ini penting untuk memutus mata rantai Covid-19 dan aman dipakai oleh rakyat. Sebab sudah melalui uji klinis yang baik dan hampir semua negara di dunia memakainya.
"Presiden mengingatkan bahwa hampir semua bayi-bayi kita bisa kebal dan sehat dari virus dan penyakit karena disuntik imunisasi Polio, DPT, Campak, BCG, Hepatitis dll. Jadi saat ini vaksinasi untuk covid pun aman dan sangat bermanfaat membantu kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan tentunya juga harus dibarengi dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan yang ketat," kata Silfester.
Dalam pertemuan tersebut, kata Silfester, Presiden juga meminta masukan dan info- info terkait keadaan situasi terkini yang terjadi dan berkembang di masyarakat. Termasuk tentang Penerapan PPKM dan isu-isu hoax yang berkembang yang harus dilawan dengan isu yang benar dan positif.
Selain itu, Presiden Jokowi juga membantah berita hoax yang dihembuskan bahwa Pemerintah China sendiri tidak menggunakan vaksin buatan negaranya sendiri, yaitu vaksin Sinovac dan Sinopharm.
"Diakhir pertemuan Presiden menyatakan keyakinan dan rasa optimisnya kita mampu mengatasi masa masa sulit dan mengatasi penyebaran Covid-19 dan hidup normal kembali apabila kita semua unsur bangsa solid, disiplin, bergotong royong dan bersatu bersama," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sylver-matutina-ketua-umum-solidaritas-merah-putih-solmet_20161128_125018.jpg)