Breaking News:

Mendikbudristek Nadiem Makarim: Cinta Produk Dalam Negeri Jangan Hanya Jadi Jargon

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan kecintaan masyarakat terhadap produk buatan dalam negeri masih rendah.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews/Jeprima
Mendikbudristek Nadiem Makarim. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan kecintaan masyarakat terhadap produk buatan dalam negeri masih rendah.

"Dalam perjalanannya, kecintaan dan kebanggaan kita atas produk-produk buatan dalam negeri dapat dibilang cukup rendah," ujar Nadiem dalam webinar Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, Selasa (10/8/2021).

Menurut Nadiem, masyarakat merasa kualitas produk dalam negeri masih kurang bersaing dengan produk asing.

Selain itu, banyak inovasi pelajar dan mahasiswa yang kurang mendapatkan tempat.

Nadiem mengatakan tantangan tersebut menjadi salah satu prioritas Kemendikbudristek.

"Salah satu cara terbaik untuk mengatasi tantangan tersebut adalah dengan mengedepankan semangat Merdeka Belajar yakni inovasi yang lahir dari kolaborasi," ucap Nadiem.

Baca juga: Nadiem Lepas 970 Mahasiswa Penerima Beasiswa Luar Negeri IISMA

Menurut Nadiem, para pendidik harus bisa memberikan kemerdekaan kepada pelajar untuk mencoba hal-hal baru dan inovasi.

"Namun inovasi saja sekarang tidak cukup. Globalisasi dan perkembangan zaman menuntut kita menghilangkan batas-batas dan sekat-sekat yang memisahkan antara bidang ilmu, sektor dan lembaga," ungkap Nadiem.

Dirinya membeberkan program Merdeka Belajar yang mendorong inovasi di dunia pendidikan, antara lain SMK Pusat Keunggulan, Kampus Merdeka Vokasi, dan Kampus Merdeka.

Kemendikbudristek, kata Nadiem, membuka pintu-pintu kolaborasi lintas sektor, menghilangkan sekat-sekat, dan membuka kolaborasi lintas lembaga.

Baca juga: Bantuan Kuota Internet, Nadiem Minta Kepala Sekolah Perbarui Data Nomor HP Siswa dan Guru

Langkah ini, menurutnya, sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu produk inovasi.

"Bangga buatan Indonesia semestinya tidak hanya menjadi jargon tetapi aksinya nyata yang melibatkan semua lapisan masyarakat," ujar Nadiem.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved