Jumat, 5 Juni 2026

RI Diminta Kritisi Manfaat dan Risiko Latgab TNI AD-US Army, Tanggapan Komisi I DPR dan Pengamat

Latihan gabungan dengan nama Garuda Shield berlangsung selama dua pekan mulai 1 sampai 14 Agustus di 3 lokasi berbeda.

Tayang:
Penulis: Choirul Arifin
Dok. TNI AD
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa saat meninjau langsung Latihan Gabungan Garuda Shield Ke-15 di Amborawang, Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Belakangan, AS dan China terlibat persaingan untuk mendapatkan dominasi di berbagai belahan dunia, namun lebih intensif di Laut China Selatan.

Hikmahanto Juwana
Pengamat militer UI Hikmahanto Juwana (dok pribadi)

Bagi AS dan China, Indonesia menjadi negara kunci untuk diperebutkan karena nilai strategis dalam banyak aspek.

Dalam posisi demikian, Hikmahanto berpendapat Indonesia mendapat banyak tawaran yang datangnya dari kedua negara yang memperebutkannya, mulai dari hutang luar negeri, pemberian vaksin gratis hingga latihan bersama antar militer.

Tawaran ini diharapkan Indonesia lebih condong ke salah satu pihak.

Bagi Indonesia tentu tawaran-tawaran yang diberikan tidak perlu ditolak, justru harus diterima dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan nasional.

“Politik luar negeri bebas aktif harus dimaknai sebagai Indonesia berteman dengan semua negara dan menerima berbagai tawaran dari negara manapun sepanjang tidak menciderai kepentingan Indonesia. Politik luar negeri Indonesia harus mengabdi pada kepentingan nasional,” ujarnya.

Laporan Reporter Tribunnews: Chaerul Umam/Srihandi Malau/*

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved