Breaking News:

Nusron Minta Dirut BNI dan BTN Beberkan Polemik Risma soal Rekening Bansos

Menurut Nusron, kejelasan mengenai hal itu penting agar tidak membingungkan publik. Apalagi ini menyangkut bank milik negara.

Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews/Herudin
Nusron Wahid 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Nusron Wahid mengkonfirmasi langsung kepada Dirut BNI Royke Tumilaar dan Dirut BTN terkait polemik pernyataan Menteri Sosial Tri Rismaharini mengenai adanya hambatan penyaluran bansos.

"Ini ada berita ramai, Bu Risma di berbagai tempat katanya BNI dan bank-bank Himbara menghambat, menahan dan lambat dalam menyalurkan Bansos," kata Nuston Wahid dalam rapat kerja dengan direksi BNI dan BTN, Kamis (9/9/2021).

Nusron merasa perlu mendapatkan konfirmasi dan penjelasan langsung karena di sisi lain ada informasi sebagaimana disampaikan Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade bahwa ada salah satu direktur di Kemensos yang minta bank memblokir rekening penerima Bansos.

Perintah blokir tersebut lantaran data penerima Bansos yang masih belum tuntas.

"Apa benar yang disampaikan Pak Andre (Rosiade) sebagaimana dimuat di media pada Senin lalu? Katanya ada surat dari salah satu direktur Kemensos. Bener apa tidak Pak Royke?" tanya Nusron.

"Saya paham Bapak kan enggak mungkin ngomong soal ini. Tapi ini kan saya anggota DPR bertanya. Masak enggak mau jawab? Ini forum resmi dan konstitusional," tambah Nusron.

Baca juga: Ketika Risma Ngamuk soal Penyaluran Bansos, Bank BUMN Ramai-ramai Berikan Penjelasan

Menurut Nusron, kejelasan mengenai hal itu penting agar tidak membingungkan publik.

Apalagi ini menyangkut bank milik negara.

Di sisi lain, kata dia, kejelasan masalah ini juga agar bisa menjadi pelajaran bagi pejabat negara agar tidak gampang menyalahkan pihak lain sebelum jelas titik pangkalnya.

"Jangan sampai ada Menteri yang belum dapat update dari anak buahnya menyalahkan pihak lain," ungkap Nusron.

Harusnya, kata Nusron, Mensos Risma terlebih dahulu check ke bawah dan harus paham persoalan sebelum menyampaikan pernyataan, apalagi dengan marah-marah.

Karena menyangkut bank-bank milik negara, pernyataan Mensos yang menuding BNI dan Bank Himbara lelet bisa berdampak negatif.

"Ini kan bisa berdampak terhadap kinerja yang tidak baik. Kalau terbentuk opini kinerja jelek kan sahamnya bisa turun. Sebaiknya Bapak Royke jelaskan apa adanya Pak," pungkas Nusron.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved