Breaking News:

Kemlu RI: Kedubes Jepang di Jakarta Tidak Mengeluarkan Warning Soal Potensi Ancaman Bom Bunuh Diri

Pengumuman ini diterbitkan hari Senin (13/9/2021) untuk memperingatkan kemungkinan serangan yang berdampak pada warga negara Jepang.

Dok Kemlu
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) Teuku Faizasyah dalam konferensi pers jelang BDF 2020, Rabu (9/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) angkat suara soal potensi ancaman bom bunuh diri yang dikeluarkan pemerintah Jepang lewat kedutaannya di Malaysia.

Dilansir AP News, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jepang mendesak warganya untuk menjauh dari fasilitas keagamaan dan kerumunan di enam negara Asia Tenggara.

Pengumuman ini diterbitkan hari Senin (13/9/2021) untuk memperingatkan kemungkinan serangan yang berdampak pada warga negara Jepang.

Saat dikonfirmasi pada Selasa (14/9/2021), Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah mengatakan pihaknya sudah mengkonfirmasi kabar tersebut pada Kedutaan Besar Jepang yang ada di Indonesia.

Disebutkan bahwa Kedubes Jepang di Jakarta tidak mengeluarkan warning seperti yang ditanyakan.

"Sudah dikonfirmasikan dengan Kedubes Jepang di Jakarta dan dijelaskan bahwa Kedubes Jepang tidak mengeluarkan warning seperti yang ditanyakan," ujarnya.

AP News menulis Kemlu Jepang mengatakan telah memperoleh informasi bahwa "ada peningkatan risiko seperti bom bunuh diri."

Baca juga: Pemda Kamakura Prefektur Kanagawa Jepang Temukan Benda Asing di Dalam Vaksin Pfizer

Peringatan itu berlaku untuk warga negara Jepang di Indonesia, Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Itu menimbulkan kebingungan di beberapa negara yang disebutkan, dan mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui ancaman semacam itu, atau rincian dari Jepang mengenai sumber informasinya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved