Breaking News:

Gandeng Putra Wakil Menteri Agama, Haji Lulung Ingin Ubah PPP Jadi Partai Anak Muda

Lulung mengangkat Najmi Mumtaza Rabbany alias Gus Najmil putra dari Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, sebagai Sekretaris Wilayah PPP DKI.

istimewa
Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana (kiri), dan Sekretaris DPW PPP DKI sekaligus putra Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi, Najmi Mumtaza Rabbany (kanan)/ istimewa. 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Abraham Lunggana alias Haji Lulung resmi kembali ke partai politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan langsung dipercaya menjabat Ketua DPW PPP DKI periode 2021 - 2026.

Setelah kembali ke PPP, Lulung mengaku punya komitmen menjadikan Jakarta sebagai salah satu lumbung suara PPP.

Guna mencapai hal tersebut, Lulung mengangkat Najmi Mumtaza Rabbany alias Gus Najmi yang juga putra dari Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, sebagai Sekretaris Wilayah PPP DKI.

Baca juga: Kembali ke Partainya yang Lama, Haji Lulung Jabat Ketua DPW PPP DKI

Baca juga: Tinggalkan PAN, Haji Lulung Balik ke PPP

Pemilihan Gus Najmi bukan tanpa alasan. Pasalnya Lulung ingin mengubah PPP yang selama ini identik dengan 'partai orang tua' menjadi partai modern yang turut memperjuangkan aspirasi kaum muda.

"Keputusan mengangkat Gus Najmi sebagai Sekwil adalah langkah awal sebagai ikhtiar politik kami (PPP) memperjuangkan aspirasi kaum muda dan menjadi ranah juang yang akan dibawa oleh partai berlambang Ka’bah ini," kata Haji Lulung dalam keterangannya, Sabtu (18/9/2021).

Abraham Lunggana - Anggota DPR RI
Abraham Lunggana - Anggota DPR RI (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

“Kita harus menghilangkan kesan kalau PPP adalah partai orang tua. Mari kita tunjukkan kalau PPP juga partainya anak muda yang siap menumbuhkan energi positif," terangnya.

Lulung meyakini, keputusan menempatkan Najmi sebagai Sekwil PPP DKI bisa meningkatkan minat kaum muda terhadap politik yang belakangan dianggap menurun.

Sementara itu, Gus Najmi sepaham dengan Lulung. Ia menyebut pada Pemilu 2024, generasi muda akan jadi pemain utama. Sehingga pelibatan generasi muda sudah sepatutnya dimulai jauh hari sebelum pelaksanaan pesta demokrasi.

"Sebagaimana kita mahfumi, Generasi Z dan Millenial akan menjadi pemain utama dalam Pemilu 2024. Saya terpanggil untuk menjadi bagian perubahan yang proaktif," kata Gus Najmi.

"Momen ini menjadi kesempatan yang besar dan berharga untuk saya. Kesempatan dan ruang yang dibuka lebar oleh PPP terhadap kaum muda saya kira menjadi gambaran bukti konkret bahwa partai ini peduli dengan anak-anak muda," pungkas putra Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi itu.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved