Breaking News:

Kasus Djoko Tjandra

MAKI Sebut KPK Cukup Panggil Tiga Orang untuk Ungkap King Maker dalam Perkara Pinangki

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, guna mengungkap sosok tersebut, KPK hanya perlu memanggil 3 orang.

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman saat ditemui awak media di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (21/9/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut sosok King Maker dalam perkara suap eks jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait pengurusan fatwa untuk membebaskan Djoko Tjandra.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, guna mengungkap sosok tersebut, KPK hanya perlu memanggil 3 orang.

"Dengan sederhana mereka (KPK) memanggil tiga orang, minimal, Pinangki, Anita, dan Rahmat," kata Boyamin saat ditemui awak media di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (21/9/2021).

Diketahui, Pinangki Sirna Malayasari dan Anita Dewi Kolopaking keduanya sama-sama telah menjadi terpidana dalam kasus ini dan sudah dalam hukum inkrah.

Sedangkan Rahmat, dalam perkara ini merupakan orang yang mempertemukan Pinangki kala menjadi jaksa dengan Djoko Tjandra, tak hanya itu, yang bersangkutan juga sempat dihadirkan sebagai saksi kunci.

Kata dia, karena kasus ini telah memiliki keputusan hukum yang inkrah alias tetap, dengan memanggil ketiganya ini, maka diyakini mereka akan dimungkinkan untuk mengungkapnya.

"Diundang dulu gitu loh, mereka ini kan di pengadilan ditanya hakim ditanya lempar-lemparan. Kalau KPK yang memanggil mesti salah satu mengatakan sesuatu siapa yang di maksud King Maker itu," ucap Boyamin.

Baca juga: KPK Berdalih Tak Berkewajiban Ungkap Sosok King Maker di Perkara Pinangki

"Karena dalam konteks itu setelah dapat vonis, semua itu saya yakin sudah enggak ada ketakutan. Kalau sebelumnya kan bisa saja takut dituntut tinggi," lanjut dia.

Ia meyakini, ketiga nya itu dapat diajak kerjasama untuk mengungkap siapa King Maker alias otak dari rencana pembebasan Djoko Tjandra tersebut.

"Kalau sekarang posisinya ketiganya mestinya Rahmat sebagai saksi bisa diajak kerjasama untuk pembicaraan atau Anita atau Pinangki," katanya.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved