Minggu, 31 Agustus 2025

SOSOK Ipda Nadya Ayu, Kapolsek Wanita Termuda di Indonesia: Kelahiran 1998 dan Belum Menikah

Ipda Nadya Ayu Nurlia saat ini menyandang predikat sebagai Kapolsek wanita termuda di Indonesia. Ipda Nadya Ayu menjabat Kapolsek Batang Gansal.

Editor: Arif Fajar Nasucha
NTMC Polri/riau.go.id
Kapolsek Batang Gansal, Ipda Nadya Ayu Nurlia 

TRIBUNNEWS.COM - Ipda Nadya Ayu Nurlia saat ini menyandang predikat sebagai Kapolsek wanita termuda di Indonesia.

Ipda Nadya Ayu menjabat Kapolsek Batang Gansal, Indragiri Hulu, Riau, sejak 16 Agustus 2021 lalu.

Lahir pada 1998, Ipda Nadya saat ini berusia 23 tahun.

"Sebelumnya (saya) dinas di Mapolda Riau setelah lulus Juli 2020," ungkap Nadya, Selasa (14/9/2021), dikutip dari laman riau.go.id.

Nadya memiliki total 23 anggota di Polsek Gansal.

Kapolsek Batang Gansal, Ipda Nadya Ayu Nurlia bersama anggotanya.
Kapolsek Batang Gansal, Ipda Nadya Ayu Nurlia bersama anggotanya. (riau.go.id)

Baca juga: Bripda Ridwan Fernatubun Terancam Dipecat, Dua Polisi Lainnya Disanksi Penundaan Kenaikan Gaji

Nadya mengungkapkan, 6 anggotanya berusia tak jauh beda dengan ayahnya.

"Ada sekitar 6 orang yang sebaya dengan ayah saya. Tentu menjadi pengalaman baru bagi saya karena harus memimpin anggota yang usianya di atas saya," ungkap Nadya.

Mantan Danton Dalmas Dir Samapta itu mengaku mendapat banyak pengalaman dan ilmu dari para anggotanya.

"Sejak masih di Akpol, memang kita diberi tahu bahwa yang seperti ini pasti dialami."

"Artinya saya masuk berbekal teori dan di sini saya bisa dapatkan banyak ilmu serta pengalaman," katanya.

Baca juga: Polisi Tetapkan 3 Tersangka dalam Kasus Kebakaran di Lapas Tangerang

Nadya saat ini masih lajang.

Ia mengaku masih fokus pada pekerjaan.

"Belum menikah. Ya, 23 tahun jomblo," kata Nadya seraya tertawa.

Mantan Paskibra

Dikutip dari Tribun Palembang, wanita asal Bengkulu ini pernah menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat nasional.

Ia mewakili Bengkulu pada upacara HUT RI tahun 2014 silam.

Baca juga: Fakta Perampokan Toko Emas di Bandung, Kronologi hingga Pelaku Gagal Bawa Kabur Emas Bentuk Naga

Saat itu Nadya mengibarkan bendera merah putih di Istana Negara pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sementara itu selama ia menjabat Kapolsek, sejumlah kasus telah ia tangani.

Mulai dari kasus pembunuhan sadis hingga peredaran narkoba diungkapnya bersama jajaran.

Termasuk kasus kumpul kebo.

Dua minggu setelah resmi menjabat, Nadya mendapat laporan ada penemuan mayat.

Baca juga: Seorang Warga Binaan Kasus Narkoba di Lapas Kelas III Namlea Menjalani Asimilasi

Nadya langsung turun ke lokasi yang berada di tengah kebun sawit bersama jajaran.

Ia melihat korban ditemukan tanpa kepala dengan kondisi luka parah.

Singkat cerita, diketahui korban adalah karyawan PT PAL.

Pelaku kemudian ditangkap di perumahan Divisi I PT PAL.

Nadya dan tim juga pernah mengungkap peredaran narkoba di Batang Gansal.

Kasus peredaran barang haram di Batang Gansal diungkap pada 28 Agustus 2021 lalu.

Pelaku peredaran barang haram ternyata adalah pasangan kumpul kebo.

Baca juga: Begini Nasib Kapolsek di NTT yang Aniaya Warga saat Main Biliar

Targetkan Kunjungi Daerah Pedalaman

Sementara itu Ipda Nadya menargetkan untuk mengunjungi daerah pedalaman di wilayahnya.

Diketahui di wilayah kerjanya ada Suku Anak Dalam Talang Mamak yang belum pernah dikunjunginya.

"Di sini ada suku anak dalam, saya ingin berkunjung untuk silaturahmi. Saya bilang sama anggota, kita ke sana."

"Tentu banyak program-program Polri yang kami bawa," katanya.

Salah satu programnya adalah vaksinasi bagi masyarakat.

Nadya berharap program itu bisa sampai ke daerah-daerah terpencil di Batang Gansal.

(Tribunnews.com/Gilang Putranto, Tribun Palembang/Nadyia Tahzani)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan