Breaking News:

Berita Populer Hari Ini

POPULER NASIONAL: Gatot Tanggapi Pernyataan Dudung | Pimpinan KPK Disebut Berupaya Menjegal Polri

Simak berita populer nasional selama 24 jam terakhir, dari tanggapan Gatot Nurmantyo tentang pernyataan Dudung Abdurrachman hingga soal pimpinan KPK.

Kolase Tribunnews.com/Irwan Rismawan & Taufik Ismail
Simak berita populer nasional selama 24 jam terakhir, dari tanggapan Gatot Nurmantyo tentang pernyataan Dudung Abdurrachman hingga soal pimpinan KPK yang disebut berupaya menjegal Polri. 

TRIBUNNEWS.COM - Simak berita populer nasional selama 24 jam terakhir.

Berita dimulai dari tanggapan Gatot Nurmantyo terkait pernyataan Letjen Dudung Abdurrachman.

Hal itu terkait pemindahan tiga patung di Kostrad.

Sementara itu, para pimpinan KPK disebut kalang kabut karena 57 mantan pegawainya akan direkrut Polri.

KPK pun disebut berupaya menjegal langkah Polri tersebut.

Simak selengkapnya daftar berita populer nasional menurut rangkuman Tribunnews.com:

Baca juga: Tambah Lagi Kritik Isu Komunis Gatot hingga Survei Tak Setuju Jokowi Disebut PKI

1. Tanggapan Gatot tentang Pernyataan Dudung Abdurrachman

Mantan Panglima TNI, Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo (kacamata hitam), seusai mengikuti sidang kasus ujaran kebencian dengan terdakwa petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan, di Pengadilan Negeri Depok, Cilodong, Kamis (8/4/2021).
Mantan Panglima TNI, Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo (kacamata hitam), seusai mengikuti sidang kasus ujaran kebencian dengan terdakwa petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan, di Pengadilan Negeri Depok, Cilodong, Kamis (8/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, memberi tanggapan atas pernyataan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen Dudung Abdurrachman, soal dipindahnya tiga patung di Museum Kostrad.

Tiga patung yang dimaksud, menggambarkan adegan Mayjen Soeharto dan Menteri/Panglima TNI Angkatan Darat, Jenderal AH Nasution, menerima laporan dari Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), Kolonel Sarwo Edhie Wibowo, pada 1965. 

Sebelumnya, Dudung melalui Kepala Penerangan Kostrad, Kolonel Inf Haryantana, menyatakan pemindahan tiga patung yang merupakan bagian diorama G30S itu bukanlah inisiasi Kostrad. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved