Sabtu, 30 Agustus 2025

Gejolak di Partai Demokrat

Hencky Luntungan Pasang Badan, Tegaskan Moeldoko Tak Pernah Berikan Sepeserpun Demi Pimpin Demokrat

Hencky Luntungan kembali mempertegas jika dirinya tak menerima sepeserpun uang saat memberikan dukungan kepada Moeldoko

Tangkap Layar Kompas TV
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang, Sumatera Utara, Jenderal (Purn) TNI Moeldoko menyampaikan pidato politik pertamanya, Jumat (5/3/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Salah satu pendiri Partai Demokrat Hencky Luntungan kembali mempertegas jika dirinya tak menerima sepeserpun uang saat memberikan dukungan kepada Moeldoko dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.

Menurut Hencky, dirinya lah justru yang mendorong Moeldoko untuk maju dalam KLB Partai Demokrat

Pasalnya, Hencky menilai sosok Moeldoko sosok yang mempunyai pengalamam serta profesionalitas yang diharapkan mampu memperbaiki Partai Demokrat, kedepan.

Hal itu disampaikan Hencky Luntungan saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribunnetwork Febby Mahendra Putra dan News Manager Tribunnetwork Rachmat Hidayat, Kamis (7/10/2021).

"Moeldoko tidak mengeluarkan 1 perak pun untuk Hencky Luntungan, yang meminta dia memimpin partai ini garis bawahi dan saya pasang badan. Karena saya beranggapan bahwa Pak Moeldoko orang yang hebat memiliki kredibilitas yang kuat, memiliki pengalaman yang hidup yang berpolitik yang bagus," kata Hencky. 

Hencky juga menepis tudingan-tudingan yang dialamatkan kepada dirinya bahwa telah dalam posisi kaya setelah menerima uang dari Moeldoko.

Baca juga: Tunjuk Yusril Gugat AD/ART Demokrat ke MA, Kubu Moeldoko: Supaya Politik Dinasti Tak Mendominasi

Ia pun menyebut, bahwa tudingan itu tak mendasar.

Hencky mengatakan, untuk memperbaiķi Partai Demokrat kedepan, diperlulan kesiapan seluruh komponen partai untuk mau berubah ke arah yang lebih baik.

"Saran saya jika partai ini mau membaik kumpulkan lagi seluruh stakeholder lama dan baru, kita duduk bersama," harap Hencky.

Alasan gugat AD/ART Demokrat

Partai Demokrat kubu Moeldoko atau KLB Deli Serdang diketahui mengajukan uji materi alias judicial review terkait AD/ART Partai Demokrat Tahun 2020 ke Mahkamah Agung

Kubu Moeldoko menunjuk advokat Yusril Ihza Mahendra sebagai penasehat dan kuasa hukum dalam kesempatan itu. 

Hencky Luntungan mengatakan bahwa judicial review ini menjadi terobosan agar sistem politik Indonesia tidak didominasi oleh politik dinasti.

"Bagi kami, (judicial review) itu adalah sebuah terobosan yang tentunya ketika pak Yusril mengajukannya dengan penjelasan bahwa ini akan membuka ruang agar sistem politik di Indonesia itu tidak didominasi oleh satu kekuatan dinasti dengan menguji seluruh AD/ART," ujar Hencky, saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribunnetwork Febby Mahendra Putra dan News Manager Tribunnetwork Rachmat Hidayat, Kamis (7/10/2021).

Halaman
123
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan