Breaking News:

Penyidik KPK Memeras

ICW Minta Komisioner KPK Lili Pintauli Dihadirkan dalam Sidang Suap Tanjungbalai

ICW mendorong agar Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar hadir jadi saksi sidang tanjungbalai.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menyampaikan keterangan pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/8/2021). Konferensi pers tersebut membahas Capaian Kinerja KPK Semester I/2021 bidang Pencegahan, Monitoring dan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (STRANAS PK). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mendorong agar Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar, dihadirkan sebagai saksi di persidangan suap terkait penanganan perkara di Tanjungbalai

Sebab, namanya sudah berulang kali disebut-sebut oleh sejumlah pihak, misalnya, mantan Walikota Tanjungbalai Muhammad Syahrial, eks penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju, dan bekas Sekretaris Daerah Tanjungbalai Yusmada. 

"Tindakan ini penting dilakukan untuk semakin memperjelas peran-peran Lili dalam sengkarut perkara tersebut," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Rabu (13/10/2021).

Selain itu, ICW juga mendorong KPK segera menerbitkan surat perintah penyelidikan guna melihat apakah ada dugaan tindak pidana--selain pelanggaran UU KPK--dibalik komunikasi antara Lili dan Syahrial. 

ICW berani menyebut bahwa komunikasi Lili dengan Syahrial semakin menandakan bahwa integritas pimpinan KPK sudah berada pada level darurat stadium empat. 

"Sebab, tidak hanya Lili, namun Firli Bahuri yang notabene menjabat sebagai Ketua KPK juga terbukti dua kali melanggar kode etik," kata Kurnia.

Baca juga: Bekas Wali Kota Tanjungbalai Singgung Soal Tim Taliban KPK di Pengadilan, Begini Awalnya

ICW pun menyinggung Dewan Pengawas KPK yang hanya menghukum ringan tindakan pelanggaran etik Lili.

"Semestinya Dewan Pengawas malu dengan putusannya karena menghukum ringan tindakan Lili. Bagi ICW, hukuman yang layak bagi pelanggar etik tersebut adalah merekomendasikan agar ia mengundurkan diri dan hengkang dari KPK," ujar Kurnia.

Dewas KPK tolak pidanakan Lili

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved