Breaking News:

OTT KPK di Riau

Tiba di KPK, Bupati Kuantan Singingi Andi Putra Seret Koper Ungu, Sementara Sudarso Pakai Sandal

Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari (AA) Sudarso tiba di gedung Merah Putih KPK.

Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari (AA) Sudarso tiba di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta pukul 18.44 WIB.
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
General Manager PT Adimulia Agrolestari (AA) Sudarso tiba di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta pukul 18.44 WIB.
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari (AA) Sudarso tiba di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta pukul 18.44 WIB.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari (AA) Sudarso tiba di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta pukul 18.44 WIB.

Keduanya diterbangkan dari Pekanbaru usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

Pantauan Tribunnews.com di lokasi, Andi Putra mengenakan jaket hitam dan kaus putih.

Turun dari mobil yang membawanya dari Bandara Soekarno-Hatta ke gedung KPK, ia berjalan sembari menyeret koper kelir ungu. 

Tak ada yang diucapkan Andi Putra begitu dihampiri awak media. Dia bergeming hingga memasuki markas KPK.

Sementara, Sudarso mengenakan jaket army dan beralaskan sandal. Seperti Andi, Sudarso memilih diam.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Bupati Kuansing Andi Putra (AP) dan General Manager PT Adimulia Agrolestari (AA) Sudarso (SDR) sebagai tersangka. 

Diduga Andi Putra menerima suap senilai ratusan juta rupiah dari Sudarso untuk memperpanjangan izin HGU kebun sawit milik perusahaan PT Adimulia Agrolestari.

Suap ini berawal saat PT Adimulia Agrolestari tengah mengajukan perpanjangan HGU sawit yang dimulai pada 2019 dan berakhir pada 2024.

Baca juga: Resmi Jadi Tersangka, KPK Terbangkan Bupati Kuansing dari Pekanbaru ke Jakarta Sore Ini

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved