Breaking News:

SBY, JK dan Boediono Hadiri Upacara Pemakaman Sudi Silalahi di TMPNU Kalibata

Cahyo mengatakan, ayahnya sempat merasakan nyeri perut usai melakukan jalan pagi lalu dilarikan ke rumah sakit

WARTA KOTA/Alex Suban
Menko Polhukam Mahfud Md yang menjadi inspektur upacara pemakaman Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa(26/10/2021). Pemakaman Sudi Silalahi yang di guyur oleh hujan deras di hadiri Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla, dan Boediono, hadir pula tokoh penting lainnya seperti Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Mantan Menteri Olahraga Roy Suryo. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Meninggalnya mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) era Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakni Sudi Silalahi menyisakan duka bagi keluarga yang ditinggalkan.

Adalah anak ketiga Sudi Silalahi yakni Cahyo Pangaribowo Silalahi menceritakan awal sang ayah berpulang.

Cahyo mengatakan, ayahnya sempat merasakan nyeri perut usai melakukan jalan pagi, Senin (25/10).

Oleh keluarga, Sudi lantas dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia pada malamnya.

"Kalau sebelum meninggal itu setelah jalan pagi, jadi nyeri perut, masuk rumah sakit, dan meninggal," kata Cahyo.

Tentang sosok sang ayah, dia menyebut sosok Sudi mendidik anak-anaknya dengan keras, dan selalu berpesan untuk menaati peraturan, baik aturan negara maupun agama.

"Karena banyak (kenangannya) jadi susah (diungkapkan).

Baca juga: Cerita Tifatul Sembiring Sering Berdiskusi Soal Agama dengan Sudi Silalahi

Kalau cara didik, bapak orang yang straight, orang yang keras.

Semuanya yang baik, itu saja kalau ngasih pesan sesuai aturan saja, pada agama, ikuti perintah agama, itu saja, selebihnya bekerja keras dan seterusnya," ucapnya.

SBY, JK dan Budiono Hadiri Pemakaman 

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved