Punya Basis Pemilih Kultural Kuat, PKB Optimistis Rebut Dua Besar dalam Pemilu 2024
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus merapatkan barisan dan memompa semangat kader di untuk meraih kesuksesan.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang sudah semakin dekat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus merapatkan barisan dan memompa semangat kader di untuk meraih kesuksesan.
Mengacu pada draf tahapan Pemilu 2024 yang dibuat Komisi Pemilihan Umum (KPU), tahapan pemilu sudah akan dimulai pada 4 April 2022 mendatang yakni persiapan pendaftaran partai politik (parpol).
Dilanjutkan pada 5-7 Agustus pengumuman pendaftaran parpol, dan pada 14 Agustus pendaftaran parpol.
KPU juga sudah mulai melakukan simulasi pelaksanaan tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.
Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, menghadapi tahapan pemilu yang semakin dekat, pihaknya terus melakukan konsolidasi internal, mulai dari penataan struktur hingga tingkat ranting, serta membuat sejumlah program pemenangan.
Di antaranya adalah perekrutan calon legislatif (caleg) sejak dini dan pelatihan atau coaching clinic pengurus DPC-DPW PKB se-Indonesia.
Baca juga: Muncul Duet Muhaimin-Amran di Pilpres 2024, Waketum PKB: Cocok, Keduanya Energik
”Jadi mulai sekarang kita sudah membuka kesempatan untuk siapapun yang mau maju sebagai caleg untuk maju lewat PKB,” katanya saat memberikan pengarahan pada acara Coaching Clinic yang digelar Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW PKB Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kota Makassar, Jumat (29/10/2021).
Gus Jazil mengatakan, jika seluruh kader dan pengurus PKB se-Indonesia kompak dan bekerja keras, bukan hal mustahil bagi PKB untuk memenangkan Pemilu 2024, minimal di posisi dua besar.
”Kalau dulu hasil survei PKB berada di papan tengah atas, kini PKB sudah menyodok di papan atas. Mari kita buktikan bahwa hasil survei itu benar,” ujarnya.
Baca juga: Legislator PKB Sebut Dua Nama Ini Cocok Isi Pos Jubir Presiden Jokowi
Menurutnya, karena masih ada waktu yang cukup panjang sekitar 2,5 tahun menuju pencoblosan, pihaknya terus melakukan serangkaian kegiatan untuk memberikan motivasi kepada para kader dan pengurus PKB se-Indonesia.
Karena instruksi Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, PKB minimal menduduki posisi dua besar.
”Sejak kini kita melakukan penjaringan terbuka caleg DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi hingga Pusat. Silakan saja mendaftar, nanti akan kita lakukan juga talent scooting, fit and proper, dan pembekalan sehingga layak jadi caleg dan menang,” kata Wakil Ketua MPR RI ini.
Baca juga: Politikus PKB Sebut Posisi Jubir Presiden Kemungkinan Akan Dibiarkan Kosong Sepeninggal Fadjroel
Dikatakan Gus Jazil, PKB merupakan partai yang memiliki dukungan akar kultural yang cukup kuat serta jaringan struktur yang sudah terbentuk hingga tingkat bawah.
"Enggak usah takut karena kita memilik kultur yang kuat. Karena Pemilu 2024 adalah rezim serentak maka kita harus punya tokoh yang maju sebagai calon presiden karena ada efek ekor jas,” ucapnya.