Sabtu, 11 April 2026

Muktamar NU

Panitia Nasional Muktamar Ke-34 NU Komitmen Patuhi Protokol Kesehatan

Panitia Muktamar Ke-34 NU sedang menunggu izin dari Satgas Covid Nasional dan Satgas Covid Daerah terkait hal tersebut.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Ketua Steering Comittee (SC) Panitia Nasional Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) M Nuh (tengah) bersama Ketua Organizing Comittee (OC) Panitia Nasional Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) Imam Aziz (kiri) saat konferensi pers virtual pada Kamis (11/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Organizing Comittee (OC) Panitia Nasional Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) Imam Azis menyampaikan komitmen bahwa gelaran yang rencananya dilaksanakan pada 23 sampai 25 Desember 2021 tersebut akan mematuhi protokol kesehatan.

Saat ini, kata Imam, Panitia Muktamar Ke-34 NU juga sedang menunggu izin dari Satgas Covid Nasional dan Satgas Covid Daerah terkait hal tersebut.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers virtual, Kamis (11/11/2021).

"Kami panitia berkomitmen dengan protokol kesehatan dan semuanya ini nanti kita atur bagaimana supaya tidak terjadi kerumunan sehingga membagi komisi tadi ke empat venue utama di pesantren maupun di universitas-universitas tadi itu menjadi bagian yang sangat penting untuk menjaga protokol kesehatan," kata Imam.

Imam mengatakan satu bentuk komitmennya adalah dalam Muktamar tersebut pihaknya hanya akan menghadirkan masing-masing tiga orang utusan dari Pengurus Wilayah (PW), Pengurus Cabang (PC), dan Pengurus Cabang Istimewa (PCI).

Baca juga: Muktamar Ke-34 NU Bakal Bahas 10 Agenda Geostrategis

Sebelumnya, kata Imam, biasanya Muktamar NU menghadirkan masing-masing tujuh utusan dari PW, PC, dan PCI.

Peserta Muktamar tersebut, kata Imam, berasal dari utusan-utusan PWNU di 34 Provinsi, PCNU di 550 wilayah, dan PCI di 32 wilayah di luar negeri.

Selain itu, kata Imam, komitmen terhadap protokol kesehatan tersebut juga dilakukan dengan disebarnya lokasi Muktamar di Kota Bandar Lampung dan di Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung.

Pusat Muktamar, kata dia, akan dilakukan di Pondok Pesantren Darussa'adah di Lampung Tengah.

Baca juga: PWNU Lampung Minta Penjelasan soal Dugaan Hotel Diborong Jelang Muktamar NU

Kegiatan yang di antaranya diselenggarakan di sana, kata Imam, antara lain acara pembukaan maupun sidang pleno.

Sedangkan kegiatan lain di antaranya rapat-rapat komisi atau bahtsul masail akan digelar di sebar di beberapa Universitas di Bandar Lampung.

Universitas tersebut di antaranya Universitas Islam Negeri Raden Intan, Universitas Lampung, dan Universitas Malahayati.

"Ini kira-kira sebagai gambaran bahwa Muktamar ini akan mematuhi prokes dan tentu saja kini kita sedang menunggu jawaban permohonan panitia dari Satgas Covid Nasional maupun Satgas Covid Daerah. Semoga nanti Muktamar berjalan lancar tidak ada satu halangan apapun," kata Imam.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved