Breaking News:

Pelecehan dan Bullying di Kantor

KPI Bakal Merespons Rekomendasi Komnas HAM Terkait Kasus Pelecehan Seksual yang Dialami MS

Respons atas rekomendasi Komnas HAM itu akan disampaikan KPI pada Selasa (30/11/2021).

Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Logo Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat di Kantor KPI, Jakarta Pusat, Selasa (5/10/2021). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat akan merespons terkait dengan rekomendasi yang dilayangkan Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) atas kasus pelecehan seksual berdasar perundungan di lingkungan kerja.

Wakil Ketua KPI Pusat Mulyo Hadi Purnomo mengatakan, penyampaian respons atas rekomendasi Komnas HAM itu akan disampaikan pada Selasa (30/11/2021).

"Akan ada konferensi pers," kata Mulyo saat dimintai tanggapan terkait rekomendasi Komnas HAM tersebut, Senin (29/11/2021).

Mulyo memastikan, penyampaian dari pihaknya itu akan dilakukan pada pukul 15.00 WIB secara virtual yang bisa disaksikan awak media.

Baca juga: Komnas HAM Ungkap Istri dan Ibu Korban Perundungan & Pelecehan di KPI Pusat Tertekan

Baca juga: Komnas HAM Sarankan Kapolda Metro Awasi dan Dukung Polres Jakpus Tangani Pelecehan Pegawai KPI Pusat

Atas hal itu, hingga kini pihaknya masih enggan memberikan tanggapan terkait rekomendasi dari Komnas HAM atas perkara yang dialami karyawannya tersebut.

"KPI sedang menyiapkan rilis," singkatnya.

Sebelumnya, Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara menyampaikan kesimpulan dari pemantauan dan penyelidikan terkait dugaan perundungan dan pelecehan seksual di lingkungan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

Terdapat tiga poin kesimpulan yang disampaikan Beka berdasarkan proses pemantauan dan penyelidikan yang dijalankan.

Baca juga: Komnas HAM Rekomendasikan Sekjen Kemenkominfo Bina Pejabat Struktural KPI Terkait Kasus Pelecehan 

Kesimpulan tersebut di antaranya KPI Pusat gagal secara lembaga untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman serta mengambil langkah yang mendukung pemulihan korban.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved