Breaking News:

Upah Minimum Pekerja 2022

Said Iqbal Ancam Mogok Buruh Nasional Jika Tak Ada Revisi soal UMP

Said Iqbal menyebut, buruh akan melakukan aksi mogok nasional jika tak dilakukan revisi surat keputusan (SK) tentang upah minum provinsi

Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Presiden KSPI Said Iqbal 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut, buruh akan melakukan aksi mogok nasional jika tak dilakukan revisi surat keputusan (SK) tentang Upah Minum Provinsi (UMP) oleh gubernur.

Said juga menyebut, bahwa semua peraturan turunan dari UU Cipta Kerja dan isi pasal-pasal dalam UU Cipta Kerja tidak boleh diterapkan.

Walaupun pemerintah berpendapat bahwa amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 4 tetap berlaku.

Meski, tetap berlaku dalam artian harus diperbaiki sampai dengan dua tahun.

Hal itu disampaikan Said Iqbal saat unjuk rasa massa buruh di kawasan Bundaran Patung Kuda, Jakarta, Rabu (8/12/2021).

"Perlawanan kaum buruh akan terus meningkat eskalasinya, diseluruh Indonesia bilamana pemerintah memaksakan untuk tetap menjalankan isi UU Cipta Kerja nomor 11 tahun 2020 tidak mengacu pada keputusan MK," kata Said Iqbal.

"Perlawanan gerakan mogok nasional menjadi pilihan bilamana dalam proses menuju paling lama dua tahun dari awal pembentukan UU Cipta Kerja yang baru ini tetap mengabaikan partisipasi publik. Karena diperkirakan januari 2022 sudah masuk prolegnas prioritas," sambungnya.

Namun, Said Iqbal mengatakan, kalau kembali dilakukan dengan cara-cara tidak melibatkan partisipasi publik, khususnya Serikat buruh dan gerakan sosial lainnya.

Baca juga: Said Iqbal Menyindir: Indonesia Negara Terkaya Ke-7, Tapi Buruhnya ke Toilet Harus Nombok

Maka sudah dipastikan gerakan mogok nasional menjadi pilihan. 

"Sekarang ini mogok nasional stop produksi yang direncanakan diikuti 2 juta buruh lebih dari 100 pabrik berhenti produksi. Di seluruh 30 provinsi di wilayah NKRI ini belum dalam waktu dekat dilaksanakan," jelasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved